Hamilton, Kanada - Menteri Luar Negeri (Menlu) Kanada Anita Anand akan ke Irlandia pekan ini untuk menghadiri Gymnich, pertemuan informal para menlu Uni Eropa, yang diselenggarakan pada Selasa hingga Rabu (2/9) di Wicklow, Irlandia
Berdasarkan pernyataan Kementerian Luar Negeri Kanada, Senin (31/8), Menlu Anand akan menjadi menlu Kanada pertama yang ikut serta dalam pertemuan yang diselenggarakan bersama oleh Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Irlandia Helen McEntee serta Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas.
Para menlu Uni Eropa akan membahas perkembangan geopolitik terkini, termasuk situasi di Timur Tengah dan dukungan berkelanjutan bagi Ukraina, disebutkan dalam pernyataan tersebut.
Kunjungan Anand juga diharapkan dapat memajukan Kemitraan Strategis Masa Depan yang Baru antara Kanada-Uni Eropa, serta memperkuat kerja sama di bidang keamanan ekonomi, diversifikasi perdagangan, dan pertahanan menjelang KTT Pemimpin Kanada-Uni Eropa pada 29-30 Oktober mendatang di Kanada.
Para menteri diperkirakan membahas konflik Rusia-Ukraina, dengan Anand yang akan menegaskan kembali dukungan Kanada terhadap bantuan militer, keamanan energi, rekonstruksi, dan pertanggungjawaban.
Dalam sebuah unggahan di platform X, Anand mengatakan Kanada sedang membangun kemitraan lebih terintegrasi dengan Eropa, yang ditandai oleh ambisi, pengaruh, dan peluang yang lebih besar.
"Saya akan bertolak ke Irlandia sebagai menteri luar negeri Kanada pertama yang menghadiri pertemuan Gymnich Uni Eropa. Kursi baru di meja perundingan ini muncul seiring dengan semakin konvergennya kepentingan strategis kami, mulai dari keamanan ekonomi dan pertahanan kolektif, hingga dukungan teguh kita bagi Ukraina," kata Anand.
Dia menambahkan momentum tersebut akan berlanjut ke tonggak penting pada Oktober mendatang, ketika Kanada menjadi tuan rumah KTT Pemimpin Kanada-Uni Eropa dan mendorong prioritas transatlantik bersama.
Upaya mendekati Brussel itu dilakukan di tengah hubungan Kanada dengan Amerika Serikat yang masih tegang, setelah pemberlakuan tarif AS terhadap barang-barang Kanada serta meningkatnya ketegangan antara Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney dan pemerintahan Presiden AS Donald Trump terkait perdagangan.
Kanada mencoba melakukan pendekatan dengan Uni Eropa setelah perundingan perdagangan antara Kanada dengan AS menemui jalan buntu, hingga mendorong kedua belah pihak memberlakukan tarif impor satu sama lain senilai miliaran dolar.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.