Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Karhutla, WVI bagikan masker dan air bersih untuk masyarakat Kalbar

NadiKabar Biro
Karhutla, WVI bagikan masker dan air bersih untuk masyarakat Kalbar
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Karhutla, WVI bagikan masker dan air bersih untuk masyarakat Kalbar.

Jakarta - Organisasi kemanusiaan Wahana Visi Indonesia (WVI) membagikan sekitar 10.000 buah masker dan mendistribusikan 16.000 liter air bersih di Kalimantan Barat, untuk masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, serta kekeringan di provinsi tersebut.

"Per 31 Agustus yang lalu, WVI sudah membagikan sekitar 10.000 buah surgical masks N95/KN95 dan distribusi 16.000 liter air bersih," kata Humanitarian and Emergency Affairs (HEA) Specialist Wahana Visi Indonesia Ronny Ichwan dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Bantuan disalurkan di lima kabupaten di Kalimantan Barat, yaitu Kubu Raya, Landak, Sintang, Bengkayang dan Sekadau.

WVI sendiri telah mengerahkan tim tanggap bencana yang ditugaskan hingga Oktober 2026 di lima kabupaten tersebut.

"Seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat dilaporkan terdampak kabut asap dengan tingkat kepadatan yang berbeda-beda," kata Ronny Ichwan.

Dalam merespons dampak karhutla, WVI berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Kesehatan, pemerintah desa, gereja lokal, dan masyarakat setempat dalam dua aspek utama.

Pertama, kesehatan, melalui distribusi masker dan air bersih serta edukasi pencegahan dampak kesehatan akibat kabut asap.

Kedua, advokasi, melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemkab untuk memperkuat pemantauan dan penanganan kondisi kesehatan anak-anak dampingan.

Menurut dia, kabut asap yang menyelimuti provinsi tersebut telah memicu berbagai masalah kesehatan, terutama gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak napas, keluhan kesehatan pada anak-anak, serta pusing akibat menurunnya kadar oksigen.

"Di lapangan, sesak napas menjadi keluhan kesehatan yang paling banyak dialami anak-anak akibat kabut asap, dan temuan kami sudah ada puluhan kasus anak terjangkit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Karena itu, respons bencana kami memprioritaskan distribusi masker dan air bersih, edukasi kesehatan, serta pemantauan langsung kondisi kesehatan anak-anak dampingan agar dampak jangka panjangnya bisa diminimalkan," katanya.

Selain itu, kemarau panjang turut menyebabkan krisis air bersih.

Sementara Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia Angelina Theodora mengatakan bahwa fokus WVI adalah memastikan hak anak atas kesehatan dan kehidupan yang layak.

"Kami turut prihatin dengan dampak kabut asap dan karhutla yang dialami masyarakat Kalimantan Barat, khususnya anak-anak. Udara yang tidak sehat dan krisis air bersih bisa berdampak langsung pada kesehatan dan keselamatan nyawa mereka," katanya.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia