Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah, mencatat 3.500 pelamar memperebutkan seribu lowongan kerja yang ditawarkan oleh sejumlah perusahaan yang berada di Kawasan Industri Terpadu Batang.
Direktur Operasi dan Teknologi KEK Industropolis Batang Nurjaman di Batang, Minggu, mengatakan bahwa keberadaan kawasan industri tidak hanya diarahkan sebagai pusat investasi tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dengan masyarakat sekitar.
"Melalui TENANT FESTA #2, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan yang telah disediakan untuk mencari peluang, belajar, dan berkembang bersama pertumbuhan KEK Industropolis Batang," katanya.
Ajang yang menggabungkan festival, pemberdayaan masyarakat, olahraga, tradisi, dan bursa kerja tersebut menyediakan lebih dari 1.000 posisi pekerjaan dari 12 perusahaan yang beroperasi di kawasan industri.
Ia mengatakan Job Fair dalam TENANT FESTA #2 menjadi salah satu upaya KEK Industropolis Batang untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja industri dengan masyarakat khususnya tenaga kerja lokal.
Menurut dia, sebanyak 12 perusahaan lintas sektor terlibat dalam bursa kerja dengan menyediakan lowongan berbagai bidang seperti manufaktur, alas kaki, tekstil dan garmen, pengolahan makanan, logistik, alat kesehatan, hingga industri hilir baterai kendaraan listrik.
Sejumlah perusahaan yang membuka kesempatan kerja antara lain PT Bowron Footwear Industry, PT Yih Quan Footwear Indonesia, PT Trax Sumbiri Indo, dan PT Window Shutter Indonesia, PT Sampoerna Kayoe, PT Hormel Pronas Nusantara, PT Simba Indosnack Makmur, serta Industropolis Logistik.
Kemudian, di sektor kesehatan dan teknologi terdapat PT Youmi Medika Industri, PT JJD Outdoor Products Indonesia, PT Satyamitra Safepower International, serta LBM New Energy.
Kesempatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi tenaga kerja berpengalaman. Sejumlah posisi juga dapat diisi oleh lulusan baru atau fresh graduate.
Ia mengatakan penyelenggaraan Job Fair ini mendapat dukungan dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang dan diselaraskan dengan program Dapat Kerja (Daker) Pemerintah Daerah setempat.
"Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal seiring berkembangnya aktivitas industri di KEK Industropolis Batang," katanya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.