Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Kemendes minta seluruh desa lampaui target konvergensi stunting

NadiKabar Biro
Kemendes minta seluruh desa lampaui target konvergensi stunting
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Kemendes minta seluruh desa lampaui target konvergensi stunting.

Jakarta - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta seluruh desa di Indonesia berupaya maksimal melampaui target konvergensi penurunan stunting pada 2026 ini."Diharapkan 100 persen, seluruh desa di Indonesia ini bisa melampaui target," kata Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT Andrey Ikhsan Lubis di Jakarta, Kamis pada coaching clinic mengenai pencegahan dan percepatan penurunan stunting di desa.Menurut Andrey, pencapaian target tersebut bernilai penting agar upaya penurunan stunting tidak hanya berhasil di sebagian daerah, tetapi dapat diterapkan di seluruh desa di Indonesia.Diketahui, konvergensi stunting merupakan upaya memastikan berbagai program dan layanan untuk mencegah serta menurunkan stunting dilakukan secara terpadu di tingkat desa.

Berdasarkan data capaian konvergensi stunting desa yang bersumber dari e-HDW per Agustus 2026, dari 37 provinsi yang tercatat, sebanyak 21 provinsi telah mencapai target sebesar 50 persen atau melebihi target konvergensi tahun 2026 yang dinilai cukup pada capaian 40 persen.Sementara itu 13 provinsi berada pada capaian 1 sampai 49 persen dari target, sedangkan dua provinsi masih mencatat capaian nol persen.

Diketahui Electronic Human Development Worker (e-HDW) merupakan aplikasi berbasis web yang dikembangkan oleh Kemendes PDT untuk membantu Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam mencatat, memantau, serta melaporkan pencegahan dan penurunan stunting di desa.Andrey menilai target konvergensi tersebut masih memungkinkan dicapai apabila seluruh pihak memperkuat upaya penurunan stunting di tingkat desa.

"Karena target ini sebenarnya tidak terlalu berat, tidak terlalu luar biasa ketika kita menghitungnya per desa," ujarnya.Meskipun masih terdapat berbagai persoalan di tingkat desa, Andrey mengaku optimistis target tersebut dapat dicapai.

"Saya yakin dan percaya bahwa karena yang kita dampingi keluarga kita, anak-anak kita, para penerus kita, generasi penerus kita, tentu kita juga lebih konsentrasi terhadap bagaimana memastikan layanan kepada saudara-saudara kita, anak-anak kita, ini bisa lebih baik," katanya.Upaya konvergensi di tingkat desa antara lain dilakukan dengan memastikan kelompok sasaran, seperti ibu hamil, ibu menyusui, anak, remaja putri, calon pengantin, serta keluarga berisiko stunting, mendapatkan layanan yang dibutuhkan.Kemendes PDT juga mendorong desa memanfaatkan data dan sistem e-HDW untuk memantau pelaksanaan upaya konvergensi tersebut, sehingga persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia