Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah menegaskan kolaborasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar seleksi calon petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) dilaksanakan secara objektif, terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Tahun ini Kemenhaj menggandeng BKN dalam pelaksanaan CAT. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan profesional,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Puji Raharjo di Jakarta, Sabtu.
Pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) seleksi calon PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter Non Nakes gelombang pertama diikuti 1.344 orang. Pelaksanaan secara serentak di 35 lokasi kantor BKN dan unit pelaksana teknis BKN di berbagai daerah.
Untuk PPIH Arab Saudi, seleksi mencakup enam layanan, yakni Bimbingan Ibadah, Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Jemaah Lansia dan Disabilitas, serta Media Center Haji.
Menurut dia, penggunaan sistem CAT memungkinkan proses ujian berlangsung dengan standar yang seragam dan hasilnya dapat dipantau secara langsung selama pelaksanaan.
“Yang kami cari adalah peserta yang memiliki kemampuan teknis, integritas, manajerial dan orientasi pelayanan kepada jemaah,” ujarnya.
Ia mengatakan petugas haji nantinya berhadapan dengan beragam kebutuhan jamaah, termasuk jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Oleh karena itu, kemampuan teknis perlu diiringi kesiapan mental, integritas, dan komitmen pelayanan.
“Petugas haji adalah bagian penting dari wajah pelayanan haji. Karena itu, proses untuk memilihnya harus dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Puji.
Pelaksanaan CAT di 35 lokasi BKN dan unit pelaksana teknis BKN juga memudahkan peserta mengikuti ujian dari daerah masing-masing.
Hasil CAT selanjutnya menjadi salah satu bahan penilaian dalam rangkaian seleksi PPIH untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.
Kemenhaj memastikan proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip integritas dan profesionalitas untuk mendapatkan petugas yang memiliki kompetensi sekaligus komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.