Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Kemenhut perkuat pemantauan terpadu dampak karhutla bagi moda udara

NadiKabar Biro
Kemenhut perkuat pemantauan terpadu dampak karhutla bagi moda udara
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Kemenhut perkuat pemantauan terpadu dampak karhutla bagi moda udara.

Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat pemantauan terpadu dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap aktivitas ekonomi, khususnya konektivitas transportasi udara.

“Kementerian Kehutanan terus memantau secara terpadu perkembangan titik panas (hotspot), kondisi kebakaran di lapangan, kualitas udara, sebaran asap, cuaca, serta jarak pandang,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, Ristianto mengatakan, informasi tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah untuk menentukan prioritas operasi pengendalian sekaligus memberikan panduan informasi kepada masyarakat.

“Kami memahami bahwa gangguan asap berpotensi mempengaruhi mobilitas masyarakat, kegiatan ekonomi, dan keselamatan penerbangan,” ujar dia.

Berdasarkan pemantauan terakhir Kemenhut, kondisi kualitas udara dan jarak pandang dapat berbeda di setiap wilayah serta berubah dalam waktu relatif cepat, dipengaruhi oleh konsentrasi asap, arah dan kecepatan angin, curah hujan, serta dinamika atmosfer lainnya.

Ristianto mengatakan, Kemenhut juga terus menyampaikan perkembangan secara terbuka melalui kanal resmi dan sistem SiPongi.

“Khusus untuk perjalanan udara, masyarakat kami imbau mengikuti informasi terbaru dari BMKG, otoritas bandara, AirNav Indonesia, dan maskapai penerbangan,” kata dia.

Selain itu, ia menegaskan bahwa keputusan operasional penerbangan sepenuhnya mengutamakan keselamatan dan menjadi kewenangan otoritas penerbangan berdasarkan kondisi aktual di masing-masing bandara.

“Masyarakat juga sebaiknya melakukan konfirmasi kepada maskapai sebelum menuju bandara, terutama di wilayah yang mengalami gangguan asap,” ujar Ristianto.

Untuk menekan karhutla di berbagai daerah terdampak, Kemenhut bersama para pemangku kepentingan terkait juga terus memperkuat operasi secara adaptif sesuai perkembangan lapangan.

Langkah yang dilakukan meliputi patroli dan deteksi dini, verifikasi hotspot melalui ground check, pemadaman darat, dan penyekatan penjalaran api.

Lebih jauh, pendinginan hingga benar-benar tuntas, patroli udara, water bombing, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada wilayah dan waktu yang memenuhi persyaratan meteorologis.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia