Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Kementerian ESDM: Tabung CNG 3 kg masuki tahap uji coba ke masyarakat

NadiKabar Biro
Kementerian ESDM: Tabung CNG 3 kg masuki tahap uji coba ke masyarakat
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Kementerian ESDM: Tabung CNG 3 kg masuki tahap uji coba ke masyarakat.

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan tabung CNG tiga kilogram (kg) memasuki tahap uji coba ke masyarakat, namun masih terbatas bagi mereka yang ada di internal Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

“September ini kami akan dapatkan hasil evaluasi, bukan hanya dari sisi kinerja tabung, melainkan juga dari sisi bagaimana dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman ketika ditemui setelah Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin.

Untuk masyarakat yang dilibatkan dalam uji coba CNG 3 kg itu, lanjut Laode, masih terbatas di lingkungan Lemigas.

“Masyarakat (yang uji coba) masih terbatas di lingkungan internal Lemigas. Kan di sana ada UMKM,” kata Laode.

Ia mengatakan bahwa dalam waktu satu bulan ini, uji coba sudah memasuki tahapan pengguna secara langsung. Tahapan tersebut berbeda dengan beberapa tahapan sebelumnya, sebab tahapan awal masih berorientasi terhadap uji coba tabung.

“Kalau kemarin kan kita masih uji coba tahapan tabung dan lain-lain, sekarang kami sedang siapkan untuk digunakan dan dievaluasi selama satu bulan,” ujar dia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan CNG bukan teknologi baru karena telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, kafe (horeka), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada tabung berkapasitas besar di atas 10 hingga 20 kilogram.

Menurut Bahlil, tantangan utama dalam uji coba adalah aspek teknis karena tekanan gas CNG sekitar 200 hingga 250 bar, lebih kuat apabila dibandingkan dengan LPG yang tekanannya berada di kisaran 5–10 bar.

Ia mengatakan pemerintah terus mengkaji penggunaan CNG sebagai alternatif pengganti LPG tabung 3 kilogram guna mengurangi ketergantungan impor energi, sehingga uji coba harus terus dilakukan.

Menurut Bahlil, CNG memiliki keunggulan karena seluruh bahan bakunya tersedia di dalam negeri, termasuk sumber gas alam yang melimpah.

Selain itu, pemerintah juga menemukan cadangan gas baru di Kalimantan Timur yang berpotensi dialokasikan untuk kebutuhan domestik.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia