Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Kepala Bappenas: Pencapaian SDGs jadi tonggak transformasi pembangunan

NadiKabar Biro
Kepala Bappenas: Pencapaian SDGs jadi tonggak transformasi pembangunan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Kepala Bappenas: Pencapaian SDGs jadi tonggak transformasi pembangunan.

Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menyatakan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) menjadi tonggak transformasi pembangunan mah nasional sekaligus mendorong Indonesia keluar dari middle income trap.

Karena itu, dirinya mendorong lahirnya pemimpin yang mampu menerjemahkan SDGs ke dalam aksi nyata melalui SDG Certified Leadership Program 2026.

“Semua mulai dari kepemimpinan, semua mulai dari pemimpin. Kita ingin bahwa ini merupakan game changer. Tidak berhenti di meja pelatihan, tidak berhenti di kursi di ruang kelas, tapi wujudkan di dalam lapangan nyata,” ujarnya dalam agenda SDG Certified Leadership Program 2026, dari keterangan resmi, Jakarta, Selasa.

Proses pembelajaran SDG Certified Leadership Program 2026 meliputi lokakarya, diskusi, penugasan, mentoring, hingga pengembangan Capstone Project. Di 2026, program ini menerima 947 pendaftar dari 631 institusi atau organisasi di 32 provinsi, untuk diseleksi menjadi 60 peserta.

Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menegaskan bahwa kepemimpinan SDGs perlu diarahkan pada kemampuan menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.

“SDGs ini tidak membutuhkan lebih banyak orang yang sekadar memahami SDGs. Kita membutuhkan lebih banyak orang yang mampu membuatnya bekerja dan diimplementasikan,” kata Wamen PPN.

Karena itu, Wamen Febrian mendorong peserta untuk tidak berhenti pada Capstone Project sebagai tugas akhir. Gagasan yang dihasilkan perlu diuji, dijalankan, diperbaiki, serta dikembangkan melalui kolaborasi agar dampaknya dapat diperluas.

“Jadi pesan saya jangan hanya berhenti sebagai 60 alumni, jadilah 60 penggerak perubahan,” ucap Febrian.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo Adypurnama Teguh Sambodo menambahkan bahwa program yang memasuki putaran ke delapan SDG Academy tersebut menjadi ruang bagi para pemimpin dari beragam sektor dan wilayah untuk saling belajar dan membangun pendekatan baru dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Saat ini, sekitar 62,7 persen target SDGs telah tercapai. Strategi percepatan masih diperlukan untuk mencapai target SDGs secara keseluruhan,” ungkap Teguh.

Usai menjalani rangkaian pembelajaran di program ini, peserta selanjutnya akan mengembangkan gagasan berdasarkan persoalan nyata di institusi, wilayah, maupun komunitas. Rangkaian tersebut diharapkan menghasilkan SDGs Leader yang mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan, program, dan aksi nyata.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia