Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Kepresidenan Korsel: Pengerahan pasukan ke Selat Hormuz masih dikaji

NadiKabar Biro
Kepresidenan Korsel: Pengerahan pasukan ke Selat Hormuz masih dikaji
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Kepresidenan Korsel: Pengerahan pasukan ke Selat Hormuz masih dikaji.

Seoul - Kantor Kepresidenan Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (3/9) menyebutkan bahwa negara tersebut belum memutuskan apakah akan mengerahkan pasukan ke Selat Hormuz dan rencana tersebut sedang ditinjau.

Kantor kepresidenan Korsel mengatakan bahwa pemerintah sedang menempuh prosedur yang berlaku untuk mengkaji kemungkinan pengerahan pasukan tersebut dan belum mengambil keputusan final.

"Korsel dapat mempertimbangkan untuk berkontribusi dalam situasi di Selat Hormuz selama hal tersebut tidak mengganggu kesiapan militernya yang ada saat ini," kata kantor tersebut.

Sejumlah media Korsel sebelumnya pada Jumat melaporkan bahwa pihak militer sedang melakukan persiapan untuk kemungkinan pengerahan pasukan ke jalur perairan strategis tersebut.

Berdasarkan hukum Korsel, pengerahan pasukan ke luar negeri memerlukan keputusan Dewan Keamanan Nasional, pembahasan oleh kabinet, serta persetujuan dari Majelis Nasional. Menurut laporan tersebut, usulan itu dapat diajukan ke parlemen paling cepat bulan ini.

Laporan itu menyebutkan bahwa langkah tersebut dapat menandai perubahan dari posisi yang sebelumnya diambil pemerintah, yang menyatakan akan mempertimbangkan pengiriman pasukan ke Selat Hormuz hanya setelah permusuhan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berakhir.

Pemerintah Korsel kemungkinan telah meningkatkan persiapan di tengah tekanan berkelanjutan dari Presiden AS Donald Trump, menurut laporan media Korsel.

Lembaga penyiaran Korsel, SBS, yang mengutip sumber dari Kementerian Pertahanan, melaporkan bahwa pengerahan yang direncanakan dapat mencakup pesawat patroli maritim, tim penjinak bahan peledak, dan kapal pendukung logistik angkatan laut.

Seorang pejabat senior militer Korsel juga dikutip mengatakan bahwa Seoul sedang berkoordinasi dengan negara-negara terkait mengenai kemungkinan lokasi transit dan pangkalan operasional.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia