Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi tujuh wakil Jatim meraih penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional 2026 dengan tiga predikat Terbaik I, tiga Terbaik II, dan satu Harapan III.“Alhamdulillah, tujuh wakil Jawa Timur berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan selamat dan terima kasih atas dedikasi luar biasa dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Selasa.Tiga wakil Jatim yang meraih predikat Terbaik I, yakni Johan Prasetyo, S.Hut., dari Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jabalnusra kategori Polisi Kehutanan (Polhut), Hendro Supeno dari Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, kategori Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Sumber Lestari yang diketuai Sungkono dari Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
Hendro dinilai berhasil mendampingi masyarakat mengelola ekosistem mangrove di Teluk Pang Pang Banyuwangi secara lestari. Adapun KTH Sumber Lestari mendapat penghargaan atas keberhasilannya mengembangkan pengelolaan hutan rakyat secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat.
Sementara itu, tiga wakil Jatim meraih predikat Terbaik II, yakni Rudiyanto kategori Kader Konservasi Alam (KKA), Kelompok Pecinta Alam (KPA) Pelita kategori Kelompok Pecinta Alam, serta Lembaga Desa Wilis Sejahtera dari Kabupaten Madiun kategori Pemegang Persetujuan Pengelolaan Hutan Desa (HD).Satu penghargaan lainnya diraih KP Lesung Gemilang Sejahtera dengan predikat Harapan III nasional kategori Pemegang Persetujuan Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm).Khofifah mengatakan capaian tersebut menunjukkan pelestarian hutan di Jawa Timur telah berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.“Para penerima penghargaan ini adalah teladan nyata bahwa pelestarian hutan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Hutan yang lestari bukan hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.Lima penghargaan kategori KTH, PKSM, Polhut, KKA, dan KPA diserahkan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni dalam Temu Karya Teladan Penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 di Jakarta.
Adapun penghargaan kategori Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan diserahkan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (13/8).Secara nasional, Penghargaan Wana Lestari 2026 diberikan kepada 63 penerima dari 20 kategori. Khofifah berharap para penerima dari Jatim dapat memperluas dan mereplikasi praktik baik pengelolaan hutan di daerah lain.“Penghargaan ini bukanlah garis akhir. Justru setelah menerima penghargaan, praktik-praktik baik yang telah dilakukan harus semakin diperluas, direplikasi, dan ditularkan kepada kelompok maupun daerah lainnya,” katanya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.