Jakarta - Pembalap Mercedes Kimi Antonelli akan mempersiapkan diri lebih baik setelah harus menjalani start dari posisi buncit di GP Italia usai terkena penalti karena terbukti melakukan pertukaran mesin menjelang seri balapan yang akan berlangsung di Sirkuit Monza tersebut.
"Rasanya sangat istimewa (bisa memimpin perebutan gelar juara). Pasti jauh berbeda dibandingkan tahun lalu, dan saya sangat menantikan akhir pekan ini, meskipun harus memulai dari posisi belakang," kata Kimi Antonelli dikutip dari laman Formula 1, Jumat.
"Namun, ini juga merupakan peluang besar yang saya miliki, dan saya sangat menantikannya. Saya pikir ini akan sangat menyenangkan – saya akan bisa lebih menikmatinya daripada sebelumnya, dan mudah-mudahan kami masih bisa menjalani balapan yang hebat," imbuh pembalap asal Italia tersebut.
Tampil di hadapan pendukung sendiri di Sirkuit Monza, Kimi tak ingin terlalu terbebani tekanan meski berstatus sebagai pembalap tuan rumah pada seri kali ini.
"Tapi di beberapa cara ini sedikit membuatku lebih tenang untuk menatap akhir pekan ini. Saya rasa ini cara bagaimana saya tetap tenang dan menikmati berkendara pada akhir pekan ini," kata Kimi.
Tentunya Kimi akan bertugas untuk bisa membawa rekan setimnya George Russell memperoleh posisi strategis pada sesi kualifikasi.
Dengan start di urutan paling belakang, Kimi juga akan sangat dirugikan mengingat posisinya kini masih dalam persaingan gelar juara dengan koleksi 242 poin atau unggul 59 poin atas Russell yang menempati posisi kedua.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.