Jakarta - Komisaris Besar Polisi Dr. Andi Sinjaya, S.H., S.I.K., M.H., berhasil meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan dengan predikat cumlaude dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) usai meneliti tentang transformasi manajemen akademik di lingkungan pendidikan kepolisian.
Lulusan Akpol 2002 tersebut dinyatakan lulus usai mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor di Sekolah Pascasarjana UNJ, Jakarta, Selasa (1/9). Sidang tersebut dipimpin oleh Direktur Sekolah Pascasarjana UNJ Prof. Dr. Dedi Purwana ES, M.Bus.
Disertasi yang diangkat berjudul “Model Transformasi Manajemen Akademik melalui Implementasi Teknologi Digital yang Berkelanjutan di Era Society 5.0 (Studi Kasus pada Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian/STIK Jakarta)”.
Dalam penelitiannya, Perwira yang saat ini menjabat sebagai Pengawas Penyidikan di Bareskrim Polri menemukan bahwa STIK Jakarta telah menerapkan sejumlah sistem digital untuk layanan akademik, seperti Computer Assisted Test (CAT), Learning Management System (LMS), Sistem Informasi Nilai Akademik (SINA), perpustakaan digital (e-library), absensi berbasis kode batang (barcode), dan aplikasi e-Nimen.
Implementasi teknologi tersebut dinilai berdampak positif terhadap percepatan administrasi dan transparansi penilaian. Namun, ia mencatat bahwa sistem-sistem tersebut masih berjalan secara terpisah dan pemanfaatannya, seperti LMS dan e-library, belum optimal karena belum terintegrasi dalam satu ekosistem akademik.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Andi Sinjaya merumuskan Model GADT (Ghalib Academic Digital Transformation).
Model ini dirancang sebagai sistem transformasi manajemen akademik yang mengintegrasikan berbagai platform digital, infrastruktur, kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan evaluasi ke dalam satu ekosistem terpadu.
Melalui Model GADT, transformasi digital pendidikan kepolisian diarahkan tidak sekadar untuk mempercepat pekerjaan administratif, melainkan membangun budaya akademik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berbasis data, dengan tetap memperhatikan pengembangan karakter mahasiswa.
Gagasan ini diharapkan menjadi acuan strategis bagi STIK Jakarta maupun institusi pendidikan kedinasan lainnya dalam menyesuaikan tata kelola akademik dengan tuntutan era Society 5.0.
Pencapaian akademik Andi Sinjaya ini turut mendapat dukungan dari institusi Polri. Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si., dalam sambutan yang diwakili oleh Karo Wassidik Bareskrim Polri Brigjen Pol Boy Rando Simanjuntak, mengapresiasi hal tersebut sebagai langkah penting dalam pengembangan SDM Polri.
Sebagai informasi, Kombes Pol Andi Sinjaya memiliki latar belakang pendidikan kepolisian dari Akademi Kepolisian (Akpol), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), dan Sespimmen Polri.
Di jenjang akademik umum, ia sebelumnya telah meraih gelar Sarjana dan Magister Hukum dari Universitas Hasanuddin, serta menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Brawijaya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.