Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Kopi liberika dan harapan yang tumbuh di Padi Jaya

NadiKabar Biro
Kopi liberika dan harapan yang tumbuh di Padi Jaya
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Kopi liberika dan harapan yang tumbuh di Padi Jaya.

Pontianak - Di antara hamparan kebun yang didominasi tanaman sawit, pinang, kelapa, dan karet, kopi liberika di Desa Padi Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kini menjadi harapan baru.

Sebanyak 200 bibit kopi liberika dibawa Tim Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak ke desa yang menjadi salah satu kawasan penyangga Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Untan Pontianak tersebut.

Bibit itu bukan untuk menggantikan tanaman yang sudah tumbuh di kebun warga, melainkan menjadi tambahan dalam sistem agroforestri, pola pengelolaan lahan yang menggabungkan tanaman kehutanan dengan tanaman produktif masyarakat.

Ketua Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Kehutanan Untan Pontianak Erianto mengatakan keberadaan KHDTK tidak boleh hanya dipandang sebagai kawasan pendidikan dan penelitian. Kawasan tersebut juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat yang hidup di sekitarnya.

KHDTK Untan Pontianak memiliki fungsi pendidikan, penelitian, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pengelolaannya memerlukan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar.

Menurut Erianto, menjaga hutan tidak cukup hanya dengan membuat aturan perlindungan kawasan. Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan juga perlu memiliki pilihan usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa menambah tekanan terhadap lingkungan.

"Konservasi harus beriringan dengan pemberdayaan. Masyarakat perlu mendapatkan manfaat dari keberadaan kawasan hutan, sehingga mereka juga memiliki rasa memiliki dan ikut menjaga kawasan tersebut," katanya.

Perjalanan menuju Desa Padi Jaya memperlihatkan wajah pertanian masyarakat yang beragam. Di sepanjang jalan, terlihat kebun warga dengan berbagai tanaman produktif, mulai dari sawit, pinang, kelapa, hingga tanaman lainnya.

Bagi Erianto dan tim PKM Fakultas Kehutanan Untan Pontianak, kondisi tersebut menjadi modal penting dalam pengembangan kopi liberika. Pengembangan ekonomi masyarakat tidak selalu harus dilakukan dengan membuka lahan baru.

Tanaman produktif dapat dimasukkan ke dalam kebun yang sudah ada dengan tetap memperhatikan karakter tanah, tata air, tanaman penaung, serta kemampuan masyarakat dalam pemeliharaannya.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia