Jakarta - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara (Jakut) menyiapkan 3.600 bibit tanaman pangan yang ditanam di lahan seluas 6.050,5 meter persegi dan tersebar di 70 lokasi di wilayah Jakut dalam Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pendamping Beras Tahun 2026.
“Sebanyak 3.600 bibit tersebut terdiri dari 1.200 polybag jagung pulut, 1.200 polybag edamame, 600 batang bibit singkong, dan 600 polybag bibit ubi jalar,” kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit di Jakarta, Senin.
Dia menyebutkan luas lahan yang menjadi lokasi penanaman bibit tersebut mencapai sekitar 6.050,5 meter persegi, dengan jenis tanaman, antara lain jagung pulut, singkong, ubi jalar, edamame, pisang, dan labu madu.
Novy merinci lahan tersebut terdiri dari 15 lokasi tanam dengan luas lahan 857 meter persegi di Kecamatan Cilincing, Kecamatan Koja di 10 lokasi dengan luas 1.356 meter persegi, dan Kecamatan Kelapa Gading di 11 lokasi dengan luas 1.332 meter persegi.
Kemudian, Kecamatan Tanjung Priok di 20 lokasi dengan luas 1.888 meter persegi, Kecamatan Pademangan di tujuh lokasi dengan luas 218 meter persegi, dan Kecamatan Penjaringan di tujuh lokasi dengan luas 399,5 meter persegi.
Selain melakukan penanaman bibit, Sudin KPKP Jakut juga memanen sejumlah komoditas, antara lain pisang sebanyak 35 kilogram (kg), ubi ungu 35 kg, singkong 15 kg, dan ubi kuning 5 kg.
Lalu, ada pula sayuran pakcoy 20 kg, kangkung 5 kg, bayam Brazil 5 kg, bayam hijau 5 kg, daun bawang 2 kg, daun gedi 2 kg, kemangi 1 kg, tomat satu kg, dan cabai rawit 0,5 kg.
Novy pun berharap Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pendamping Beras se-Kota Jakarta Utara tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja, tetapi terus berkembang menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan.
“Melalui gerakan tanam serentak ini, diharapkan dapat mewujudkan diversifikasi pangan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar Novy.
Seperti diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Utara menanam sejumlah komoditas pangan, mulai dari jagung pulut, edamame, singkong, ubi jalar, pisang, dan labu madu secara serentak di 70 titik di wilayah setempat melalui kegiatan Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pendamping Beras Tahun 2026.
“Gerakan tanam serentak tersebut merupakan bentuk kolaborasi dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan pangan dan memperkuat gerakan ketahanan pangan,” kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Jakarta Utara Fida Hendra saat melakukan kegiatan penanaman di Lovely Garden, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin.
Menurut dia, gerakan tanam serentak tersebut merupakan bentuk kolaborasi dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan pangan.
“Dari Jakarta Utara, kami telah melaksanakan kegiatan tanam serentak di 70 titik yang tersebar di enam kecamatan,” tutur Fida.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.