Palembang - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendorong Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Indonesia membantu TNI dan Polri menangani berbagai persoalan di daerah.
“Sekarang TNI sudah berperan dengan Polri di depan, ada juga BNPB, mungkin nanti Aslinmas bisa masuk. Dengan nanti ada kekompakannya dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan Aslinmas, mungkin akan jauh lebih efektif,” kata Maruli saat menghadiri Apel Akbar Satlinmas Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat.
Maruli mengatakan kehadiran Aslinmas menjadi momentum untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pemerintah dan aparat menangani berbagai persoalan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pengelolaan sampah.
Menurut dia, persoalan lingkungan yang telah berlangsung selama puluhan tahun membutuhkan penanganan bersama dengan melibatkan seluruh unsur terkait.
Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan Aslinmas dinilai dapat meningkatkan efektivitas penanganan persoalan di daerah.
Ia mengatakan Aslinmas memiliki ruang gerak yang fleksibel untuk mendukung program strategis pemerintah sesuai kebutuhan di lapangan.
Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, tetapi juga dapat mencakup dukungan dalam penanganan sampah dan karhutla.
“Nama Aslinmas itu perlindungan masyarakat. Bagaimana masyarakat berperan menjaga ketertiban, keamanan, membantu program pemerintah masalah sampah, hingga karhutla. Apa yang bisa dikerjakan kita fleksibel untuk ikut membantu,” ujarnya.
Maruli berharap keberadaan Aslinmas dapat memperkuat sinergi masyarakat dengan pemerintah dan aparat dalam menangani berbagai persoalan kewilayahan.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aslinmas Indonesia dalam rangkaian Apel Akbar Satlinmas Indonesia yang diikuti sekitar 3.000 anggota Satlinmas dari berbagai daerah.
Satlinmas merupakan bagian dari urusan pemerintahan yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar dan tanggung jawab negara dalam memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman.
Saat ini terdapat 1.258.758 personel Satlinmas yang tersebar di 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Jumlah tersebut tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan dan perlindungan masyarakat di tingkat kewilayahan.
Peningkatan kapasitas dan profesionalisme anggota, penguatan sinergi dengan berbagai pihak, serta kedekatan dengan masyarakat menjadi tiga hal penting dalam memperkuat peran Satlinmas.
Apel Akbar Satlinmas Indonesia tersebut turut dihadiri Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku Dewan Pembina Aslinmas, Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Mantovani, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta gubernur Lampung, Banten, dan Kepulauan Bangka Belitung.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.