Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Legislator: Kirab Pusaka Trenggalek bukan sekedar tradisi tahunan

NadiKabar Biro
Legislator: Kirab Pusaka Trenggalek bukan sekedar tradisi tahunan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Legislator: Kirab Pusaka Trenggalek bukan sekedar tradisi tahunan.

Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai Kirab Pusaka hari jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek bukan sekedar tradisi tahunan, tapi juga memiliki makna spiritual, momentum untuk memanjatkan doa bagi keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat kabupaten tersebut.

"Prosesi ini bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga langkah spiritual untuk membawa doa-doa agar Trenggalek dijauhkan dari marabahaya, bencana, kekeringan, dan kemiskinan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Rangkaian prosesi kirab yang dilaksanakan Senin (31/8) diawali dengan penjamasan atau penyucian pusaka dua hari sebelumnya. Pusaka Kabupaten Trenggalek kemudian menjalani prosesi bedol desa menuju Balai Desa Kamulan, lokasi Prasasti Kamulan yang menjadi salah satu penanda sejarah Hari Jadi Trenggalek.

Sementara itu, pusaka milik Bupati Trenggalek diboyong menuju Balai Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, sebelum selanjutnya dibawa kembali ke Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi dan warisan budaya Trenggalek, sekaligus menghadirkan ruang refleksi agar peringatan hari jadi tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat persatuan dan semangat membangun daerah.

Novita yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek turut mengikuti prosesi tersebut bersama Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin.

Ia berharap semangat dan antusiasme masyarakat menjadi energi bersama untuk membawa Trenggalek menuju masa depan yang lebih baik.

“Harapan saya, Hari Jadi ke-832 ini membawa semangat seluruh masyarakat Trenggalek untuk menyongsong masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Novita juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang kembali memenuhi jalur kirab. Baginya, perjumpaan langsung dengan warga menjadi bagian penting dari makna peringatan hari jadi.

“Alhamdulillah, kali ini kembali dilaksanakan adat untuk berkeliling dan menyapa masyarakat. Antusiasme warga luar biasa. Semoga energi ini menjadi kekuatan bersama untuk membangun Trenggalek," ujarnya.

Ia berharap seluruh rangkaian Hari Jadi ke-832 dapat menjadi momentum memperkuat gotong royong dan optimisme masyarakat dalam mewujudkan Trenggalek yang semakin sentosa, sejahtera, dan abadi.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia