Jakarta - Lisa, solois sekaligus anggota grup BLACKPINK, mengungkapkan batasan-batasan yang harus dia hadapi sebagai idola K-pop.
Menurut siaran Korea Herald pada Jumat (4/9), Lisa dalam film dokumenter "Always Lalisa" antara lain berbicara mengenai batasan bagi idola K-pop dalam menjalin hubungan.
"Dalam budaya K-pop, kami tidak bisa berkencan," katanya sebagaimana dikutip oleh publikasi Kanada.
"Jika kamu menjalin hubungan dengan seseorang dan tertangkap paparazi, popularitasmu akan menurun," katanya.
Lisa mengungkapkan bahwa semasa muda dia beberapa kali menjalin hubungan asmara, tetapi harus berkencan dengan pasangannya secara sembunyi-sembunyi.
"Saya tidak ingin hubungan asmara saya menjadi hal yang merusak popularitas BLACKPINK," katanya.
Ia menuturkan bahwa lagu "Dream" dalam album solonya yang bertajuk Alter Ego ditulis berdasarkan salah satu hubungan asmara yang pernah dirahasiakan.
Lisa meminta persetujuan dari orang yang bersangkutan sebelum merilis "Dream" dan orang tersebut menyetujui peluncuran lagu itu.
Film dokumenter "Always Lalisa" arahan sutradara Sue Kim menceritakan satu tahun perjalanan Lisa saat menjalani karier solo dalam bidang musik, akting, serta proyek lain di luar kegiatannya bersama BLACKPINK.
Dalam film dokumenter itu, Lisa juga mengenang tekanan yang dihadapi setelah pindah ke Korea Selatan pada 2011, saat ia berusia 14 tahun, untuk menjalani pelatihan di bawah agensi YG Entertainment.
"Saya tidak berani angkat bicara atau mengungkapkan pemikiran saya," kata Lisa, lalu menambahkan, "Dan saya telah menjalani hidup seperti itu sejak usia 14 tahun."
Film dokumenter "Always Lalisa" dijadwalkan ditayangkan perdana dunia di Toronto International Film Festival di Kanada pada 11 September, masuk ke jaringan bioskop mulai 12 Oktober 2026, dan dihadirkan di YouTube Premium pada akhir 2026.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.