Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Lokus tracing tuberkulosis terintegrasi CKG di Lampung ada 1.571

NadiKabar Biro
Lokus tracing tuberkulosis terintegrasi CKG di Lampung ada 1.571
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Lokus tracing tuberkulosis terintegrasi CKG di Lampung ada 1.571.

Bandarlampung - Wakil Menteri (Wamen) Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengatakan bahwa lokus pelaksanaan tracing tuberkulosis terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Lampung akan dilaksanakan di 1.571 lokus.

"Lokus tracing tuberkulosis terintegrasi CKG alokasinya adalah 53.335 lokus di 514 kabupaten dan kota di seluruh provinsi, dengan target 100 orang per lokus," ujar Benjamin Paulus Octavianus di Bandarlampung, Jumat.

Ia melanjutkan untuk Provinsi Lampung lokus pelaksanaan tracing tuberkulosis terintegrasi CKG mencapai 1.571 lokus yang tersebar di 15 kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

"Terinci di Kota Bandarlampung ada 294 lokus, Metro 42 lokus, Lampung Barat 47 lokus," katanya.

Kemudian Lampung Selatan 166 lokus, Lampung Tengah 227 lokus, Lampung Timur 164 lokus, Lampung Utara 104 lokus, Mesuji 31 lokus, Pesawaran 81 lokus, Pesisir Barat 24 lokus, Pringsewu 76 lokus, Tanggamus 134 lokus, Tulang Bawang 69 lokus, Tulang Bawang Barat 43 lokus dan Waykanan 69 lokus.

"Lalu akan ada alokasi portable X-Ray untuk Lampung yang kami siapkan ada 29 unit yang sanggup diterima daerah ada 26 unit," ucap dia.

Dia menjelaskan adapula rencana alokasi near point of care (NPOC) di Provinsi Lampung sebanyak 322 unit yang akan diberikan ke Puskesmas untuk pemeriksaan dahak pasien.

"X-Ray dan NPOC ini tidak hanya berfungsi untuk pemeriksaan tuberkulosis saja tapi bisa juga untuk pemeriksaan lainnya," tambahnya.

Menurut dia, dengan adanya 822 Desa Siaga TB di Lampung dari total desa yang ada 2.654 desa juga bisa membantu dalam mengurangi kasus tuberkulosis di daerah.

"Lampung dalam upaya pengobatan sudah bagus, sehingga hanya perlu meningkatkan upaya pencegahan serta penemuan kasus. Harapannya kasus tuberkulosis bisa turun dan masyarakat makin sehat," ujar dia.

Diketahui berdasarkan data Kementerian Kesehatan rencana alokasi NPOC di Puskesmas yang ada di Lampung yakni di Kota Bandarlampung ada 31 unit, Metro 11 unit, Lampung Barat 15 unit, Lampung Selatan 28 unit, Lampung Tengah 39 unit, Lampung Timur 36 unit, Lampung Utara 27 unit, Mesuji 14 unit, Pesawaran 15 unit, Pesisir Barat 11 unit, Pringsewu 13 unit, Tanggamus 26 unit, Tulang Bawang 20 unit, Tulang Bawang Barat 16 unit dan Waykanan 20 unit.

Sedangkan rencana alokasi dan usulan X-Ray melalui APBN 2026 di Provinsi Lampung meliputi Kota Bandarlampung ada 4 unit, Metro 1 unit, Lampung Barat 1 unit, Lampung Selatan 2 unit, Lampung Tengah 2 unit, Lampung Timur 2 unit, Lampung Utara 2 unit, Mesuji 1 unit, Pesawaran 2 unit, Pesisir Barat 1 unit, Pringsewu 1 unit, Tanggamus 2 unit, Tulang Bawang 2 unit, Tulang Bawang Barat 1 unit dan Waykanan 2 unit.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia