Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Mayat di Gardu LRT Pancoran Sulit Dikenali, Sidik Jari Tak Terbaca

NadiKabar Biro
Mayat di Gardu LRT Pancoran Sulit Dikenali, Sidik Jari Tak Terbaca
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Mayat di Gardu LRT Pancoran Sulit Dikenali, Sidik Jari Tak Terbaca.

JAKARTA — Polisi hingga kini belum berhasil mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam gardu listrik LRT Pancoran, Jakarta Selatan.

Proses identifikasi terkendala lantaran sidik jari jenazah tidak dapat terbaca.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan petugas juga belum dapat mengenali wajah korban. Tim Inafis telah dikerahkan untuk membantu proses identifikasi, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

"Terkait temuan mayat di dalam gardu listrik ya. Jadi hingga saat ini belum diketahui identitas si mayat itu. Karena sidik jarinya tidak kebaca. Kemudian wajahnya tidak dikenali kan begitu. Sampai saat ini belum diketahui," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan, Rabu (2/9).

Joko mengatakan tim Inafis telah melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan jenazah. Namun, kondisi sidik jari korban tidak memungkinkan polisi mendapatkan identitasnya.

"Terkait itu kan kemarin ada juga Inafis. Kalau Inafis kalau sidik jari masih ada kan tentunya bisa diketahui siapa yang bersangkutan kan," jelasnya.

Selain belum menemukan identitas korban, polisi juga belum mendapatkan laporan mengenai orang hilang yang diduga berkaitan dengan temuan jenazah tersebut. Hingga Rabu, belum ada pihak keluarga yang datang ke kepolisian untuk mencari anggota keluarganya.

"Terus apa namanya sampai saat ini belum ada keluarga yang datang ke Polsek atau Polres untuk mencari... mungkin, mungkin orang hilang atau apa belum ada sampai saat ini," imbuhnya.

Jenazah pria tersebut ditemukan di dalam gardu listrik LRT Pancoran pada Selasa (1/9) malam. Sebelum penemuan, warga di sekitar lokasi disebut mencium bau menyengat dan melihat banyak lalat di sekitar gardu.

Polisi menduga korban meninggal setelah tersengat aliran listrik bertegangan tinggi. Dugaan itu muncul berdasarkan posisi korban yang ditemukan di dalam gardu.

"Naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Kapolsek Pancoran Kompol Suminto di lokasi, Selasa (1/9).

Suminto juga menduga pria tersebut masuk ke gardu dengan tujuan mencuri kabel. Dugaan itu diperkuat dengan sejumlah peralatan yang ditemukan bersama korban.

"Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik," katanya.

Baca selengkapnya di sini.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia