Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Menag salurkan bantuan Rp3 miliar untuk korban gempa di NTT

NadiKabar Biro
Menag salurkan bantuan Rp3 miliar untuk korban gempa di NTT
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Menag salurkan bantuan Rp3 miliar untuk korban gempa di NTT.

Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp3 miliar untuk masyarakat terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diserahkan saat mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis.

“Bagi saya, itu (penyaluran bantuan) belum cukup. Saya ingin turun langsung dan akhirnya hari ini saya bisa datang ke tempat ini,” ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menag mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus mempercepat pemulihan layanan pendidikan dan keagamaan.

Sejak gempa terjadi, Kementerian Agama telah berkoordinasi dengan jajaran di daerah untuk memetakan kebutuhan masyarakat dan menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari tenda hingga kebutuhan dasar.

Menag mengaku sejak awal ingin datang langsung menemui warga terdampak. Namun, kondisi transportasi membuat bantuan lebih dahulu dikirimkan melalui jalur yang memungkinkan.

Menurut Nasaruddin, kehadirannya di NTT bukan sekadar menjalankan agenda pemerintahan. Ia ingin memastikan masyarakat terdampak merasakan kehadiran negara sekaligus dukungan dari sesama warga bangsa.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Fransiskus Kariyanto mengatakan jajaran Kemenag telah bergerak sejak awal bencana dengan melakukan pendataan kerusakan serta menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah.

“Bantuan telah disalurkan antara lain ke Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat,” kata dia.

Kementerian Agama juga memberikan santunan kepada keluarga siswa madrasah yang meninggal dunia serta terus memastikan layanan pendidikan dan keagamaan tetap berjalan di wilayah terdampak.

Kementerian Agama sebelumnya juga telah menyediakan 16 tenda belajar darurat serta 1.000 school kit untuk menunjang proses belajar mengajar siswa terdampak gempa. Menag berharap bantuan pemerintah dan solidaritas masyarakat dapat mempercepat pemulihan Flores.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bergotong royong membantu warga terdampak hingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia