Kathmandu - Menteri Luar Negeri (Menlu) Nepal Shisir Khanal mengatakan data satelit dan pemantauan lainnya yang dibagikan China setelah bencana tanah longsor dahsyat mendukung respons bencana yang sedang dilaksanakan di Nepal dan membantu pihak berwenang memantau risiko lebih lanjut yang dapat menyebabkan kerusakan tambahan.
"China hampir selalu memberikan informasi secara waktu nyata kepada Nepal agar kami tetap waspada terhadap potensi bencana di masa mendatang," ujar Khanal kepada Xinhua dalam sebuah wawancara eksklusif pada Rabu (2/9).
Menurut Khanal, China menyatakan dukungan untuk Nepal di berbagai tingkatan segera setelah bencana itu. Dia mengatakan ketika kebutuhan muncul, Nepal meminta pasokan bantuan kemanusiaan dan bantuan teknis dari China, dan pihak China merespons secara positif.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang sangat proaktif yang telah diberikan pemerintah China kepada kami saat ini," katanya.
Khanal menyerukan kerja sama Nepal-China yang lebih kuat dalam mempelajari, melestarikan, dan memulihkan ekosistem Himalaya serta dalam mempersiapkan diri menghadapi risiko serupa di masa depan.
Pemerintah China memberikan bantuan tunai darurat dan bantuan kemanusiaan kepada Nepal, mengirimkan tiga batch pasokan bantuan ke Kathmandu, serta mengerahkan pakar penyelamatan terowongan dan identifikasi DNA untuk mendukung upaya bantuan di Nepal.
"Jadi, pemerintah China telah memberi kami semua dukungan," ujar Khanal.
Khanal mengatakan operasi penyelamatan tetap sangat sulit karena jalan dan jembatan menuju wilayah yang terdampak rusak parah, sehingga beberapa daerah sama sekali tidak dapat diakses melalui jalur darat.
"Orang-orang kami yang aktif dalam operasi penyelamatan menghadapi kesulitan, tetapi masih terus berupaya menyelamatkan orang-orang," ujarnya.
Dia menjelaskan ratusan warga Nepal yang pada saat bencana terjadi sedang berada di perbatasan sisi China untuk aktivitas perdagangan atau pariwisata telah diidentifikasi dan diakomodasi dengan baik oleh otoritas China. Menurut dia, Nepal siap membantu warga negara China yang terdampak di sisi Nepal.
"Kami selalu mengatakan bahwa kedua negara kami terhubung oleh pegunungan dan sungai," ujar Khanal, seraya menambahkan bahwa bencana yang menimpa kedua sisi perbatasan menunjukkan betapa eratnya kedua negara ini terhubung.
"Bencana ini menunjukkan kepada kita bahwa takdir kita saling terkait," kata Khanal.
Khanal menyatakan harapan bahwa Nepal dan China akan bersama-sama menyerukan kepada negara-negara di seluruh dunia untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh kenaikan suhu dan perubahan iklim, serta dampaknya terhadap ekosistem di kedua negara.
"Ekosistem Himalaya adalah masa depan kita bersama," ujarnya, seraya menyerukan kepada kedua negara untuk memperkuat kerja sama regional dan global guna membantu melestarikan warisan peradaban.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.