Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Menpora inginkan sekolah SD dan SMP miliki pelatih pencak silat

NadiKabar Biro
Menpora inginkan sekolah SD dan SMP miliki pelatih pencak silat
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Menpora inginkan sekolah SD dan SMP miliki pelatih pencak silat.

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menginginkan agar sekolah-sekolah tingkat SD hingga SMP memiliki pelatih pencak silat untuk menjadikan olahraga bela diri asli Indonesia itu sebagai gerakan nasional.

"Kalau masing-masing SD dan SMP itu punya satu pelatih pencak silat, itu bisa jadi gerakan nasional," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick dalam acara pengukuhan dan pelantikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa bakti 2026–2030, Sugiono, beserta jajaran pengurus.

Menurut Erick, gagasan menjadikan pencak silat sebagai gerakan nasional dapat diwujudkan apabila terdapat kemauan dan komitmen bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, organisasi olahraga, serta masyarakat.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan, kata dia, adalah melalui program kerja sama Kemenpora dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang mencakup sekitar 241 ribu SD dan SMP di seluruh Indonesia.

"Bayangkan 241 ribu SD dan SMP di seluruh Indonesia kalau bisa mengampanyekan gerakan nasional pencak silat, pasti sangat maksimal," katanya.

Menpora menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan bahwa bangsa besar adalah bangsa yang mengerti, mencintai, dan menjalankan kebudayaan serta tradisinya secara berkelanjutan. Di situlah, kata dia, ada peran pencak silat yang merupakan warisan budaya bangsa Indonesia.

Ia menegaskan pencak silat harus terlebih dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia sebelum didorong untuk semakin berkembang di tingkat internasional.

"Jadi pencak silat harus jadi napas dan gerakan nasional sebelum ke internasional," katanya.

Selain melalui lingkungan sekolah, Menpora juga mendorong jajaran TNI dan Polri untuk menjadikan pencak silat sebagai salah satu bela diri wajib sekaligus bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai bela negara.

Oleh karena itu, Erick menilai diperlukan komitmen dari para pimpinan kedua institusi tersebut untuk semakin meningkatkan pembinaan dan pemanfaatan pencak silat sebagai olahraga bela diri sekaligus bagian dari budaya Indonesia.

Dengan keterlibatan sekolah, TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat, ia berharap pencak silat dapat semakin dikenal dan dipraktikkan secara luas sehingga tidak hanya menjadi olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan dan identitas masyarakat Indonesia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia