Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Mentan Amran pastikan kebutuhan pangan korban gempa NTT terpenuhi

NadiKabar Biro
Mentan Amran pastikan kebutuhan pangan korban gempa NTT terpenuhi
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Mentan Amran pastikan kebutuhan pangan korban gempa NTT terpenuhi.

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan Kementerian Pertanian terus mendukung agar kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

"Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi," kata Mentan Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa.

Menurut Amran, komitmen tersebut tidak hanya difokuskan pada penyaluran kebutuhan pangan, tetapi juga membantu mempercepat pemulihan sektor pertanian agar aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat segera kembali berjalan normal.

"Serta membantu pemulihan sektor pertanian dan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak," ujarnya.

Meski begitu, Mentan tidak menyebutkan berapa lahan pertanian yang terdampak gempa di wilayah NTT, Pulau Flores.

Hanya saja, ia menegaskan Kementerian Pertanian akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan setiap langkah penanganan bencana mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung keberlangsungan mata pencaharian para petani terdampak.

Atas nama Kementerian Pertanian, Amran juga menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat terdampak gempa di wilayah tersebut.

"Semoga masyarakat yang sedang menghadapi musibah diberikan kekuatan, ketabahan, perlindungan, serta proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan cepat dan baik," ucap Amran.

Ia juga berharap seluruh upaya penanganan bencana dapat berlangsung cepat dan efektif sehingga masyarakat terdampak segera memperoleh kembali rasa aman, akses pangan, serta kesempatan membangun kembali kehidupan mereka secara bertahap.

Terpisah, Perum Bulog telah menyalurkan bantuan pangan berupa 1.321,55 ton beras dan 7.000 liter minyak goreng bagi masyarakat terdampak gempa di NTT hingga 1 September 2026, sebagai upaya memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi.

"Bulog terus memperkuat respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di wilayah NTT. Hingga 1 September 2026, Bulog telah menyalurkan 1.321,55 ton beras dan 7.000 liter minyak goreng kepada masyarakat terdampak bencana," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam jumpa pers update perkembangan stok pangan di wilayah terdampak gempa NTT di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Selasa malam.

Bantuan beras tersebut terdiri atas 881,98 ton cadangan beras pemerintah (CBP) untuk penanggulangan bencana (Bencal), 101,8 ton bantuan cadangan pangan pemerintah daerah, serta 472,98 ton program bantuan pangan beras.

Sementara itu, penyaluran minyak goreng telah mencapai 7.000 liter atau 100 persen dari alokasi yang tersedia.

Penyaluran bantuan telah menjangkau tujuh kabupaten terdampak, yakni Kabupaten Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada dan Manggarai Barat.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia