Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Mentan sebut pagu anggaran Kementan menjadi Rp28,02 triliun pada 2027

NadiKabar Biro
Mentan sebut pagu anggaran Kementan menjadi Rp28,02 triliun pada 2027
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Mentan sebut pagu anggaran Kementan menjadi Rp28,02 triliun pada 2027.

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut pagu anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2027 meningkat menjadi Rp28,02 triliun untuk memperkuat program pangan strategis, hilirisasi, serta pembangunan pertanian nasional.

"Berdasarkan surat bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan tanggal 5 Agustus 2026 hal Pagu Anggaran Belanja Kementerian/Lembaga dan Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2027, Pagu Anggaran Kementerian Pertanian ditetapkan sebesar Rp23,23 triliun menjadi Rp28,02 triliun," kata Mentan dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa.

Peningkatan anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai program prioritas nasional, terutama penguatan produksi pangan, pengembangan komoditas strategis, serta keberlanjutan program swasembada pangan yang telah dicapai pemerintah.

Dari total pagu Rp28,02 triliun, Kementerian Pertanian mengalokasikan Rp9,8 triliun untuk memenuhi anggaran dasar wajib dan Rp18,22 triliun mendukung Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) sektor pertanian.

Sumber pendanaan anggaran tersebut berasal dari beberapa komponen, yakni Rupiah Murni sebesar Rp26 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp93 miliar, Badan Layanan Umum (BLU) Rp85 miliar, Pinjaman Luar Negeri (PLN) Rp1,17 triliun, serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp195 miliar.

Alokasi anggaran Kementerian Pertanian tahun 2027 akan difokuskan untuk mendukung pengembangan komoditas padi, percepatan swasembada bawang putih, peningkatan produksi cabai, serta penguatan komoditas bawang merah.

Selain sektor tanaman pangan dan hortikultura, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap hilirisasi perkebunan dengan alokasi Rp2,3 triliun untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian nasional.

Sektor peternakan mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp798 miliar guna memperkuat produksi daging, susu, dan telur sekaligus memenuhi kebutuhan protein masyarakat secara berkelanjutan.

Kementerian Pertanian juga mengalokasikan Rp973 miliar untuk penyuluhan dan pendidikan pertanian agar kapasitas sumber daya manusia pertanian semakin meningkat melalui penguatan pengetahuan serta keterampilan.

Dalam rincian pagu, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan memperoleh alokasi Rp4 triliun, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Rp4,32 triliun, serta Sekretariat Jenderal Rp3,7 triliun.

Pemerintah turut mengusulkan tambahan anggaran belanja sebesar Rp5 triliun kepada Menteri Keuangan untuk mempercepat pengembangan komoditas perkebunan strategis seperti kelapa, kopi, kakao, tebu, lada, pala, dan jambu mete.

Usulan tambahan anggaran tersebut juga mencakup pengadaan 1.250 unit traktor untuk komoditas tebu serta dukungan Dana Alokasi Khusus fisik subbidang pertanian sebesar Rp111 miliar bagi daerah prioritas.

Melalui penguatan anggaran tersebut, Kementerian Pertanian optimistis pembangunan pertanian semakin produktif, mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat substitusi impor, serta meningkatkan daya saing ekspor nasional.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia