Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Menteri PKP berdayakan UMKM melalui program gentengisasi

NadiKabar Biro
Menteri PKP berdayakan UMKM melalui program gentengisasi
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Menteri PKP berdayakan UMKM melalui program gentengisasi.

Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program gentengisasi agar pelaku UMKM bisa naik kelas.

"Kita akan memberdayakan UMKM. Besok saya akan menyampaikan kepada Bapak Presiden RI soal gentengisasi, karena Presiden sangat concern. Besok saya dipanggil oleh beliau untuk bisa menyampaikannya. Kita sudah persiapkan itu UMKM-UMKM, tapi ada kualitasnya, standardisasinya, yaitu kehandalan dari perindustrian," ujar Ara di Jakarta, Senin.

Dirinya berharap dalam waktu dekat akan bekerja sama dengan para pelaku UMKM yang memproduksi dengan jumlah jutaan genteng.

"Besok saya akan melaporkan kepada Bapak Presiden kesiapan-kesiapan yang sudah dilakukan selama ini. Kami sudah melakukan uji coba berapa bulan lalu di Plered, Purwakarta dan di Jatiwangi, Majalengka. Sesudah berapa bulan ini tentu saya percaya ada proses. Proses kualitas, ya estetika, harga, semua harus dibina sehingga UMKM kita juga bisa naik kelas," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut program gentengisasi yang dimulai di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mampu menyerap produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan total komitmen transaksi sekitar Rp3 miliar.

Ia mengatakan sebagai langkah awal pelaksanaan program tersebut, sejumlah truk genteng dari sentra produksi di Jatiwangi sudah dikirim ke sejumlah proyek pembangunan perumahan.

Ia menyampaikan program tersebut merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto, agar pembangunan perumahan rakyat juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat.

Program gentengisasi, kata Maruarar, merupakan kebijakan yang mendorong penggunaan produk UMKM lokal dalam pembangunan rumah rakyat di berbagai daerah.

Ia mengemukakan total pemesanan genteng dari Jatiwangi mencapai 24 truk, yang nantinya dipakai untuk berbagai program pemerintah dan pengembang perumahan.

Ia menegaskan kebutuhan genteng untuk pembangunan perumahan rakyat ke depan, sangat besar sehingga pelaku UMKM perlu meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing.

Produk genteng dari Jatiwangi, lanjut dia, merupakan salah satu kearifan lokal yang menjadi bagian dari ciri khas masyarakat di Kabupaten Majalengka.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia