Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Menteri PKP: Danantara Housing wadah kolaborasi ekosistem perumahan

NadiKabar Biro
Menteri PKP: Danantara Housing wadah kolaborasi ekosistem perumahan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Menteri PKP: Danantara Housing wadah kolaborasi ekosistem perumahan.

Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan Danantara Housing Expo 2026 menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem perumahan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Rosan Roeslani (Kepala BP Danantara) dan Pak Dony Oskaria (COO Danantara) karena sudah memberikan wadah event Danantara Housing Expo 2026 untuk ekosistem perumahan yang bagus sekali dapat bertemu dalam satu tempat dan sangat bermanfaat. Saya langsung cek ke booth dan transaksinya berjalan dengan sangat baik,” ujar Maruarar dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dia berharap Danantara Housing Expo 2026 dapat menjadi momentum strategis untuk mempertemukan masyarakat dengan hunian yang layak dan terjangkau sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh ekosistem perumahan nasional.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh pihak bergerak bersama. Pemerintah, Danantara, pengembang, perbankan, dan seluruh pelaku industri perumahan harus terus bersinergi agar semakin banyak masyarakat Indonesia, khususnya MBR, yang memiliki akses dan kemampuan untuk memiliki rumah sendiri,” katanya.

Pameran yang berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi strategis antara Kementerian PKP dan Danantara Indonesia dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah, khususnya dalam mempertemukan masyarakat dengan pengembang, perbankan, serta berbagai sektor pendukung industri perumahan.

Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan lebih dari 170 pengembang yang terdiri atas 161 developer swasta dan 12 BUMN sektor perumahan, serta berbagai booth pendukung dari instansi pemerintah, perbankan Himbara, hingga perusahaan layanan pendukung.

Pameran tersebut menyediakan lebih dari 100.000 unit hunian dari berbagai segmen, termasuk rumah subsidi dan hunian vertikal bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menurut Ara, keberhasilan Program 3 Juta Rumah membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pengembang, perbankan, kontraktor, penyedia bahan bangunan, hingga sektor industri pendukung lainnya.

Dia juga memberikan apresiasi kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), ekosistem pengembang, dan seluruh mitra kerja sama yang telah bersatu membangun ekosistem perumahan terpadu. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan sisi pasokan dan pembiayaan berjalan seimbang sehingga masyarakat semakin mudah memiliki rumah.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia