Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan sedang berusaha menyinergikan program pemberdayaan dan pelayanan bagi UMKM yang tersebar di lintas sektoral.
"Melalui program Prokesra (Pro Kesejahteraan Rakyat), kami sudah mengonsolidasikan kurang lebih hampir sekitar 20 kementerian lembaga terkait sinergi dan integrasi program UMKM," kata Maman, di Jakarta, Senin.
Maman mengatakan bahwa tantangan pelayanan dan pemberdayaan bagi UMKM cukup besar, karena tersebar hampir di seluruh kementerian, lembaga, pemerintah provinsi dan bahkan kabupaten/kota.
Untuk itu, kata Maman lagi, pihaknya berupaya menyinergikan agar program bagi pelaku UMKM dapat dirasakan manfaatnya dengan mudah bagi semuanya.
"Artinya yang menjadi salah satu tantangan kita adalah bagaimana kita bisa menyinergikan, mengonsolidasikan dan mengintegrasikan program-program yang tersebar di seluruh kementerian, provinsi dan kabupaten-kota itu bisa terintegrasi secara baik," ujarnya.
Maman menyebutkan bahwa telah mengonsolidasikan sejumlah program terkait UMKM dengan instansi terkait dengan melakukan penandatanganan kerja sama untuk mempermudah UMKM.
Selain itu, kata dia lagi, pihaknya juga berupaya mensinergikan legalitas dan sertifikasi yang sampai saat ini masih belum terakses oleh UMKM dengan mudah..
"Kami juga berupaya memberikan akses pemasaran dan digital karena masih menjadi tantangan. Dan yang terakhir adalah akses pembiayaan," katanya menambahkan.
Selain itu, ujar Maman pula, Kementerian dan lembaga juga bersepakat untuk membangun kesepemahaman dan integrasi pemanfaatan teknologi terutama sistem Sapa UMKM yang sudah dibangun.
"Sistem ini nanti akan menjadi satu sistem untuk memberikan pelayanan yang terpadu kepada seluruh usaha mikro, kecil, dan menengah yang ada di tanah air kita," ujarnya lagi.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.