Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Muhammadiyah-KKP perkuat sinergi optimalkan potensi ekonomi maritim

NadiKabar Biro
Muhammadiyah-KKP perkuat sinergi optimalkan potensi ekonomi maritim
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Muhammadiyah-KKP perkuat sinergi optimalkan potensi ekonomi maritim.

Jakarta - Konsorsium Pesisir, Kelautan, dan Perbatasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (KPKP PTMA) memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mengakselerasi ekonomi biru dan hilirisasi komoditas laut bersertifikat halal dari wilayah pesisir hingga kawasan terdepan Indonesia.

Hal tersebut diwujudkan melalui partisipasi KPKP PTMA dalam ajang Pekan Halal Indonesia 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Dalam pameran itu, KPKP PTMA menampilkan dua inovasi produk unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir Kalimantan Barat.

Ketua KPKP PTMA Endang Rudiatin dalam keterangan di Jakarta, Minggu menyatakan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah pusat dalam mengawal potensi ekonomi maritim nasional.

Partisipasi tersebut, kata dia, merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam menjembatani riset akademis dengan kebutuhan riil masyarakat pesisir.

"Melalui kemitraan strategis bersama KKP, kami akan memastikan seluruh rantai nilai komoditas kelautan binaan kami memenuhi standar jaminan produk halal. Kawasan pesisir dan wilayah perbatasan harus menjadi teras depan kekuatan ekonomi maritim yang berdaya saing," kata Endang.

Dalam pameran itu, KPKP PTMA menghadirkan produk rumah garam (greenhouse salt), yaitu garam laut murni berbasis teknologi tunnel salt yang higienis serta didorong untuk berstandar mutu industri agar dapat mendukung swasembada garam nasional.

Keberhasilan percontohan garam rakyat di Sambas membuktikan bahwa KPKP PTMA serius dalam hilirisasi teknologi.

Berikutnya olahan produk kelautan, di antaranya pangan berbasis hasil laut seperti olahan ikan, kerang, udang, rumput laut, salted jelly fish, dan kerupuk ubur-ubur hasil produksi UMKM binaan.

Diketahui, kolaborasi KPKP PTMA dan KKP berfokus pada tiga pilar utama, yakni pemberdayaan UMKM dalam bentuk pendampingan teknis produksi dan fasilitasi sertifikasi halal bagi kelompok olahan hasil laut.

Selanjutnya, kemandirian garam melalui penerapan teknologi rumah garam untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas garam rakyat.

Kemudian, penguatan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas lokal di kawasan perbatasan dan pulau-pulau terluar.

KPKP PTMA merupakan konsorsium riset dan pengabdian masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah yang berfokus pada ekonomi biru, pemberdayaan UMKM pesisir, dan penguatan wilayah perbatasan Indonesia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia