Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Pansus DPRD DKI soroti gunungan 60 ribu ton Sampah di Nagrak

NadiKabar Biro
Pansus DPRD DKI soroti gunungan 60 ribu ton Sampah di Nagrak
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Pansus DPRD DKI soroti gunungan 60 ribu ton Sampah di Nagrak.

Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD Provinsi DKI Jakarta menyoroti gunungan sampah liar di kawasan Jalan Reformasi, Rawa Malang, Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, yang jumlahnya mencapai sekitar 60 ribu ton dengan ketinggian mencapai 15 meter lebih.

“Tumpukan sampah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu bahkan memiliki ketinggian lebih dari 15 meter,” kata Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan di Jakarta, Selasa.

Kondisi tersebut, lanjut dia, menjadi perhatian Pansus karena tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan mata pencaharian masyarakat yang selama ini bekerja memilah sampah di lokasi tersebut.

Hal tersebut dibahas dalam rapat bersama Pemkot Jakarta Utara, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, kepolisian dan TNI untuk mempertemukan pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam menangani persoalan sampah liar di Nagrak.

“Rapat tersebut mencari solusi permasalahan TPS liar yang ada di Nagrak, Jakarta Utara dan ini sudah menjadi keluhan masyarakat di sekitar Jakarta Utara ini, dan tidak boleh terjadi berulang-ulang," kata Judistira.

Menurut dia, persoalan gunungan sampah tersebut tidak cukup diselesaikan dengan sekadar memindahkan tumpukan yang sudah ada. Pansus juga mempertimbangkan kondisi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas pemilahan sampah di kawasan itu.

Dia menyebut terdapat sekitar 250 pemulung serta koperasi yang selama ini beraktivitas di lokasi tersebut dan penanganan kawasan Nagrak perlu dilakukan dengan mempertimbangkan persoalan lingkungan sekaligus keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.

Pansus pun berencana turun langsung ke lokasi bersama aparat penegak hukum dan unsur lingkungan hidup untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi.

"Mudah-mudahan besok kunjungan kami dibantu oleh rekan-rekan aparat penegak hukum dan juga dari lingkungan hidup ini bisa mencarikan solusi kepada saudara-saudara kita yang memang mencari pekerjaan di sana," ujar Judistira.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia