Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Parigi Moutong tetapkan status tanggap darurat banjir Kasimbar

NadiKabar Biro
Parigi Moutong tetapkan status tanggap darurat banjir Kasimbar
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Parigi Moutong tetapkan status tanggap darurat banjir Kasimbar.

Parigi, Sulteng - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kasimbar kabupaten tersebut.

"Tanggap darurat berlaku 14 hari mulai 29 Agustus hingga 11 September 2026," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Moh Rivai di Palu, Senin.

Ia menjelaskan pertimbangan pemerintah menetapkan status darurat karena sejumlah infrastruktur esensial yang menjadi kebutuhan masyarakat mengalami kerusakan.

Sehingga membutuhkan waktu panjang untuk pemulihan setelah bencana, meskipun saat ini tidak ada warga mengungsi namun infrastruktur dasar masyarakat terjadi kerusakan cukup parah.

"Masyarakat terdampak saat ini kekurangan air bersih karena jaringan pipa air mengalami kerusakan dihantam banjir, sehingga kami melakukan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan mereka," ujar Rivai.

Di Kasimbar kurang lebih empat desa terendam banjir yakni Desa Laemanta, Laemanta Utara, Labuan Donggulu dan Peningka berdampak kepada 188 kepala keluarga (KK).

"Kami juga menyiapkan posko induk untuk sebagai pusat komando dan pusat informasi penanggulangan bencana," ucapnya.

Rivai menambahkan Pemkab Parigi Moutong juga fokus penanganan tanggap darurat banjir bandang di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara yang terjadi pada Rabu (26/8).

Saat ini penanganan logistik makanan siap saji, pembersihan sisa material lumpur di rumah-rumah warga terdampak bencana dan pemenuhan kebutuhan air bersih serta normalisasi sungai masih menjadi prioritas.

"Saat ini kami juga sedang menangani pengungsi di Desa Avolua. Data sementara sekitar 11 unit rumah warga rusak berat dihantam banjir bandang," ungkap Rivai.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia