Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

PBB peringatkan soal ancaman bahan peledak sisa perang di Suriah

NadiKabar Biro
PBB peringatkan soal ancaman bahan peledak sisa perang di Suriah
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait PBB peringatkan soal ancaman bahan peledak sisa perang di Suriah.

Perserikatan Bangsa-Bangsa - Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN OCHA) pada Jumat (4/9) memperingatkan soal ancaman mematikan dari kontaminasi bahan peledak sisa perang di Suriah.

UN OCHA menyatakan kontaminasi tersebut terus berdampak tidak hanya pada tempat tinggal warga, tetapi juga pada cara mereka bergerak, bekerja, dan menafkahi keluarga mereka. "Selama sepekan terakhir, tercatat belasan insiden yang melibatkan bahan peledak di enam provinsi Suriah, yang menewaskan sembilan orang, enam di antaranya anak-anak, serta melukai 13 orang lainnya," kata pihak UN OCHA. UN OCHA mengatakan sebuah ranjau darat menghantam kendaraan sipil di Kegubernuran Deir ez-Zor pada Senin (31/8), menewaskan lima anak dan melukai tiga warga sipil lainnya.

Kegubernuran Raqqa mencatat jumlah tertinggi untuk insiden ledakan sisa bahan peledak, yang menyoroti masih adanya bahaya akibat sisa-sisa bahan peledak perang di Suriah utara. UN OCHA menyampaikan bahwa sejak 8 Desember 2024, lebih dari 1.400 insiden terkait bahan peledak sisa perang dilaporkan di seluruh Suriah, yang mengakibatkan hampir 2.500 korban sipil, termasuk 880 orang meninggal dunia. Lebih dari dua pertiga insiden terjadi di lahan pertanian dan penggembalaan, yang menegaskan betapa mendesaknya operasi pembersihan berskala besar guna mengurangi risiko bagi para petani, penggembala, dan warga yang bepergian antardesa, kata UN OCHA. Mitra-mitra yang terlibat dalam upaya penanganan bahan peledak sisa perang menekankan bahwa edukasi mengenai risiko bahan peledak tersebut, operasi pembersihan, serta bantuan bagi mereka yang terdampak merupakan langkah penting untuk melindungi warga sipil dan memungkinkan mereka kembali ke rumah dengan aman, demikian disampaikan oleh kantor PBB tersebut.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia