Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

PBNU komitmen dukung program pemerintah melalui pembangunan manusia

NadiKabar Biro
PBNU komitmen dukung program pemerintah melalui pembangunan manusia
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait PBNU komitmen dukung program pemerintah melalui pembangunan manusia.

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) berkomitmen mendukung program-program pemerintah Republik Indonesia (RI) dengan memfokuskan pada pembangunan manusia.

"Kita akan selalu mendukung program pemerintah, tetapi, NU itu kan lebih membangun manusianya, jadi manusianya itu yang dibangun di NU supaya kualitas manusianya bagus, bersama-sama dengan pemerintah kita mendukung program pemerintah," ujar Gus Kikin saat ditemui usai acara Global International Holistic Education Summit (GIHES) yang diselenggarakan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di Jakarta, Sabtu.

Ia juga merespons terkait bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), erupsi, hingga gempa yang belakangan melanda Indonesia. Sebagai manusia, Gus Kikin menekankan pentingnya saling bahu-membahu untuk membantu korban.

"Yang bisa kita lakukan, namanya bencana itu memang kalau banyak korban ya kita harus ikut membantu lah, tetapi bahwa NU itu komunikasi vertikal dengan Tuhan, hablum minallah, jadi kita juga ikut berdoa supaya kita preventif, berusaha supaya tidak sering terjadi bencana," katanya.

Gus Kikin juga merespons terkait banyaknya kerusuhan dan demonstrasi yang belakangan terjadi sebagai bentuk introspeksi untuk lebih mengedepankan kelembutan hati.

"Memang yang namanya membangun kemanusiaan itu membangun apa kelembutan hati. Sepanjang manusia itu hatinya masih lembut, nah, itu akan berkurang itu demo kemudian kejahatan-kejahatan, maka itu kita lakukan bersama-sama. Semua orang punya kewajiban untuk sama-sama kita berusaha agar kita bisa menghadirkan hati dalam setiap langkah," paparnya.

Gus Kikin juga kembali menjelaskan terkait program-program PBNU ke depan yang kembali pada ajaran Qanun Asasi yang menekankan pada persatuan dan persaudaraan, di mana NU di abad kedua ini akan menggalang kembali kekuatan sosialnya.

"Qanun Asasi ini nanti kita baca kembali bareng-bareng, baca masing-masing, nah baru kita aplikasikan, dan itu mungkin berbeda (dengan kepengurusan NU sebelumnya) karena memang NU itu sangat inklusif, lebih kepada bagaimana kita membangun kebersamaan," tuturnya.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia