Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menarik sembilan wakil dari China Masters 2026 sebagai bagian dari pengaturan program pemain menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi tiga wakil yang tak lagi diturunkan pada turnamen BWF World Tour Super 750 di Shenzhen pada 1-6 September itu.
“Mereka masuk dalam long list Asian Games, sehingga kami perlu mengatur program masing-masing agar persiapannya bisa lebih optimal, termasuk waktu untuk recovery, latihan, dan evaluasi," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Enam wakil Indonesia juga mundur dari China Masters, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine dari sektor ganda putri.
Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata juga batal mengikuti turnamen itu.
Indonesia hanya menyisakan empat wakil di China Masters, yakni Jonatan Christie, ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Eng Hian mengatakan keputusan untuk tetap menurunkan sejumlah pemain disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, termasuk menjaga atau menambah poin peringkat dunia BWF.
“Sekaligus menjaga match feel dan ritme pertandingan sebelum Asian Games," ujar Eng Hian.
China Masters menjadi salah satu turnamen terakhir sebelum Asian Games Aichi-Nagoya dari 19 September hingga 4 Oktober.
Cabang bulu tangkis mulai dipertandingkan pada 20 September sehingga pemain hanya memiliki waktu sekitar dua pekan.
Eng Hian menegaskan penarikan dan tetap memainkan atlet di China Masters tidak menunjukkan komposisi akhir tim bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games.
"Mereka masih dalam long list dan tetap akan kami evaluasi berdasarkan performa, kondisi fisik dan teknis, serta kebutuhan tim," kata Eng Hian.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.