Jakarta - PT Pegadaian menyatakan mekanisme yang menghubungkan exchange traded fund (ETF) emas dengan pencetakan emas fisik dalam tahap persiapan meski pencetakan tersebut telah dimungkinkan secara regulasi dan sistem.
Bullion Operation Department Head PT Pegadaian Dharma Satria mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pemilik ETF emas mengonversi investasinya menjadi emas fisik.
“Pencetakan fisik ini dimungkinkan,” kata Dharma dalam Syailendra Media Talks bertajuk “Gold 360°: One Asset, Four Perspectives” di Jakarta, Senin.
Dharma menjelaskan sistem yang dimiliki Pegadaian pada dasarnya memungkinkan saldo emas digital dikonversi menjadi fisik.
Namun, proses yang menghubungkan mekanisme tersebut dengan ETF emas masih perlu disiapkan.
“Sehingga memang untuk proses ke sana itu sedang kita persiapkan,” ujarnya.
Menurut dia, kemampuan pencetakan emas fisik turut ditopang keberadaan Galeri 24, anak usaha Pegadaian yang memiliki kegiatan manufaktur emas.
Dalam kesempatan yang sama, Group Head Operations PT Syailendra Capital Agustinus Candra mengatakan prospektus Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) telah membuka opsi in-kind atau menggunakan aset emas, bukan hanya uang tunai.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.