Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Pelni serahkan 29 ton bantuan gempa NTT yang diangkut dari Jakarta

NadiKabar Biro
Pelni serahkan 29 ton bantuan gempa NTT yang diangkut dari Jakarta
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Pelni serahkan 29 ton bantuan gempa NTT yang diangkut dari Jakarta.

Baubau, Sulawesi Tenggara - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) menyerahkan 29 ton bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diangkut menggunakan KM Tidar dari Jakarta dan tiba di Pelabuhan Laurens Say, Maumere.

"Bantuan ini kami serahkan langsung kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Petrus Poling Wairmahing," kata Direktur Utama Pelni Budi Setyawan Wijaya terkonfirmasi di Baubau, Sulawesi Tenggara, Sabtu.

Sebelumnya, Pelni kembali mengirimkan barang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT melalui KM Tidar yang tiba di Pelabuhan Laurens Say, Maumere, pada Kamis (3/9) pagi. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 29 Agustus 2026.

Penyerahan barang bantuan kemanusiaan itu juga disaksikan Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni Nuraini Dessy, Nakhoda KM Tidar Capt Noviansyah, Kepala Cabang Maumere Edwin Kurniansyah, KSOP Kelas IV Lorens Say Maumere Rian Partigor, dan GM Pelindo Cabang Maumere Angga Adi Prebawa.

Budi mengatakan bantuan kemanusiaan yang tiba di Maumere merupakan bagian dari pengangkutan yang difasilitasi Pelni dengan dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pelindo.

Dia mengatakan Pelni berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui konektivitas transportasi laut yang dimiliki perusahaan.

Sebagai BUMN pelayaran, Budi mengaku pihaknya merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak gempa NTT.

"Pelni memfasilitasi pengangkutan bantuan ini dengan dukungan Kementerian Perhubungan, Pelindo, serta berbagai pihak yang telah mempercayakan bantuannya untuk kami bawa ke Maumere,” kata Budi.

Budi menjelaskan, sejak 16 Agustus 2026, Pelni telah membuka posko penerimaan bantuan kemanusiaan di sejumlah kantor cabang yang dilalui kapal Pelni menuju wilayah NTT, di antaranya Jakarta, Makassar dan Surabaya. Bantuan yang diterima kemudian diangkut menggunakan kapal Pelni sesuai dengan jadwal dan rute reguler.

“Bantuan akan terus kami angkut selama masa tanggap bencana. Setiap kapal Pelni yang memiliki rute menuju wilayah NTT akan kami optimalkan untuk membawa bantuan sesuai dengan kapasitas dan kondisi operasional kapal,” kata Budi menambahkan.

Pada pengiriman tahap kedua itu, KM Tidar membawa bantuan sebanyak 29 ton. Sebelumnya, pada tahap pertama, Pelni telah mengangkut sebanyak 5,8 ton bantuan.

"Dengan demikian, total bantuan yang telah diangkut Pelni melalui KM Tidar mencapai 34,8 ton," ujar dia.

Bantuan berasal dari berbagai elemen masyarakat dan terdiri atas kebutuhan dasar seperti bahan makanan, air mineral, obat-obatan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan lainnya bagi masyarakat terdampak bencana.

Pelni memastikan pengangkutan bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan melalui kapal-kapal yang melayani rute menuju wilayah NTT. Saat ini terdapat sejumlah kapal Pelni yang secara reguler melayani wilayah tersebut, sehingga pengiriman bantuan dapat dilakukan secara bertahap menyesuaikan jadwal kapal dan ketersediaan bantuan.

Budi mengajak instansi, lembaga, komunitas, maupun organisasi yang ingin menyalurkan bantuan untuk memanfaatkan posko penerimaan bantuan di kantor cabang Pelni.

"Bantuan nantinya akan dikonsolidasikan dan diangkut menggunakan kapal Pelni sesuai rute reguler menuju wilayah terdampak,” kata Budi.

Melalui kolaborasi bersama Kementerian Perhubungan, Pelindo, BPBD, serta berbagai elemen masyarakat, Pelni berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT melalui konektivitas transportasi laut dan distribusi bantuan kemanusiaan.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia