Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Pemerintah salurkan bantuan pangan kepada 5.370 KK di Sukapura Jakut

NadiKabar Biro
Pemerintah salurkan bantuan pangan kepada 5.370 KK di Sukapura Jakut
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Pemerintah salurkan bantuan pangan kepada 5.370 KK di Sukapura Jakut.

Jakarta - Pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 5.370 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis.

"Total bantuan yang disalurkan menyasar 5.370 KK. Hingga saat ini, sebanyak 2.637 KK telah menerima bantuan, sementara sisanya 2.733 KK akan diselesaikan dalam beberapa hari ke depan," kata Lurah Sukapura, Mursani di Jakarta, Kamis.

Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah melalui Perum Bulog yang bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). “Penyaluran berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 September 2026,” katanya.

Penyaluran bantuan dibuka mulai pukul 08.00-16.00 WIB untuk menghindari penumpukan warga sekaligus memastikan proses distribusi berjalan tertib dan merata.

Pengambilan bantuan diatur berdasarkan nomor urut pada undangan, bukan berdasarkan wilayah RW seperti mekanisme sebelumnya.

Sementara bagi warga yang berhalangan hadir sesuai jadwal undangan, masih diperbolehkan mengambil pada hari berikutnya selama masih dalam periode lima hari penyaluran tersebut.

Mursani menyebutkan setiap penerima manfaat memperoleh bantuan sebanyak 30 kilogram beras yang dikemas dalam tiga karung, masing-masing karung seberat 10 kilogram.

Pihaknya memberikan prioritas layanan kepada kelompok lansia, ibu hamil, dan warga yang membawa anak kecil. Petugas disiagakan untuk membantu membawa bantuan hingga ke depan gerbang bagi warga yang termasuk kelompok prioritas tersebut.

"Petugas di lapangan kami siagakan untuk membantu membawakan beras hingga ke depan gerbang bagi warga kelompok prioritas ini,” kata Mursani.

Sementara seorang penerima manfaat, Ani Suhendra (45) mengatakan dirinya tercatat sebagai penerima manfaat dalam kategori desil tiga sehingga mendapatkan bantuan tersebut.

"Kualitas berasnya sangat bagus, tidak pera dan pulen. Kemarin anak saya juga dapat, bahkan sudah dimasak setelah sampai di rumah,” kata dia.

Bantuan 30 kilogram ini cukup untuk kebutuhan makan sekitar dua bulan. Bantuan ini memberikan dampak ekonomi bagi keluarga karena uang yang sebelumnya dialokasikan untuk membeli beras kini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.

"Alhamdulillah uang belanja yang biasa dipakai beli beras sekarang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya,” ujar Ani.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia