Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kerja sama dengan enam kampus Universitas Islam Negeri (UIN) di wilayah tersebut melalui berbagai program, mulai penanganan kemiskinan hingga sertifikasi halal.
"Kami siap support program Gubernur dan kami ingin program apapun di pemprov juga melibatkan UIN di Jateng,” kata Ketua Forum Rektor UIN se-Jateng Zaenal Mustakim saat beraudiensi dengan Gubernur Jateng, di Semarang, Rabu.
Rektor UIN KH Abburahman Wahid Pekalongan itu mengatakan bahwa memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov Jateng dan keenam UIN sudah dilakukan sejak lama.
Melalui pertemuan tersebut diharapkan dapat menyelesaikan detail-detail kerja sama dengan dinas-dinas terkait, kemudian realisasi dari kerja sama tersebut melalui kerja nyata.
Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut kerja sama, sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan Pemprov Jateng dalam mendorong berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat, di antaranya program pengabdian masyarakat seperti kuliah kerja nyata (KKN) Tematik di daerah dengan kemiskinan ekstrem, peningkatan kapasitas SDM, sertifikasi halal, hingga pendidikan vokasi dan pengolahan sampah.
"Kami bidang kajiannya kan keislaman, jadi literasi keagamaan menjadi salah satu fokus utama. Kita juga punya program pemberdayaan masyarakat untuk ekonomi dan UMKM, juga soal sertifikasi halal," katanya.
Khusus sertifikasi halal, kata dia, secara teknis nanti ditindaklanjuti dengan dinas terkait.
Apalagi, dalam peta jalan pembangunan di Jateng ke depan ada peningkatan pariwisata dan perekonomian, termasuk di dalamnya adalah wisata ramah Muslim dan sebagainya.
Turut hadir, Rektor UIN Walisongo Musahadi, Rektor UIN Raden Mas Sahid Surakarta Toto Suharto, Rektor UIN Sunan Kudus Abdurahman Kasdi, serta Wakil Rektor 1 UIN Salatiga Miftahudin dan Warek 3 UIN Saizu Purwokerto Sunhaji.
Masing-masing perwakilan UIN yang datang tersebut juga menyampaikan beberapa program unggulan yang potensial untuk dikolaborasikan dengan program Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta kepada perwakilan UIN se-Jateng untuk menindaklanjuti beberapa program bagus yang dimiliki melalui koordinasi dengan dinas-dinas terkait.
Ia menyoroti program pengolahan sampah dan pendidikan vokasi yang dipaparkan oleh perwakilan universitas tersebut.
"Vokasi itu penting, nanti langsung koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng agar terserap kebutuhan industri atau perusahaan," katanya.
Ia mengatakan KKN tematik yang diarahkan ke daerah dengan miskin ekstrem juga berjalan dengan beberapa kampus.
"Intinya setiap kegiatan kita harus berorientasi pada hasil, yaitu kesejahteraan masyarakat. Nanti harus ada evaluasi," pungkasnya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.