Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Pemprov Sumbar dan Ruang Guru latih guru dan siswa soal penggunaan AI

NadiKabar Biro
Pemprov Sumbar dan Ruang Guru latih guru dan siswa soal penggunaan AI
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Pemprov Sumbar dan Ruang Guru latih guru dan siswa soal penggunaan AI.

Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Ruang Guru memberikan pelatihan penggunaan kecerdasan artifisial (AI) kepada guru dan siswa untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah.

"Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada yayasan Ruang Guru yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan Program AI Ready ASEAN di Sumatera Barat pada hari ini serta telah memberikan dukungan secara maksimal untuk terlaksana nya acara ini," kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Padang, Kamis.

Gubernur Sumbar menyampaikan apresiasi tersebut saat membuka pelatihan literasi kecerdasan artifisial (AI) Program AI Ready ASEAN yang diikuti kepala sekolah, guru dan siswa SMA dan SMK se-Sumatera Barat didukung Ruang Guru dan ASEAN Foundation.

Ia mengatakan perkembangan literasi kecerdasan artifisial (AI) harus disikapi secara positif oleh dunia pendidikan karena perkembangan ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran serta memanfaatkannya secara tepat dan bertanggung jawab.

"Pendidikan tidak hanya cukup mengajarkan siswa tentang apa yang harus diketahui. Karena begitu terbukanya informasi saat sekarang ini, guru membekali para siswa dengan kemampuan untuk berpikir kritis. Guru juga harus mendorong siswa agar lebih mandiri karena sekarang informasi lebih terbuka dan siswa mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang keliru," ujarnya.

Ia mengatakan pelaksanaan AI Ready ASEAN ini dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah terutama bagi guru dan siswa dalam meningkatkan kemampuan guru dan siswa memanfaatkan literasi kecerdasan artifisial (AI) sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Dalam pelaksanaannya, siswa tidak cukup hanya dipersiapkan untuk menemukan jawaban secara mudah. Tetapi siswa harus dibiasakan untuk memahami persoalan, merumuskan pertanyaan dan mencari berbagai kemungkinan solusi dan mempertanggungjawabkan pilihan yang telah diambil serta berpikir kritis harus tetap dilatih.

"Kita tidak ingin generasi muda hanya menjadi pengguna teknologi yang diciptakan orang lain. Kita ingin mereka mampu memahami teknologi, memanfaatkan secara produktif dan pada waktunya memberikan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Maka peran guru dan sekolah merupakan suatu hal yang sangat diharapkan," kata dia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia