JAKARTA — Premier Ontario Doug Ford pasang papan peringatan usai Trump terbitkan perintah eksekutif ubah nama Danau Ontario.
Premier Ontario Doug Ford pasang papan peringatan usai Trump terbitkan perintah eksekutif ubah nama Danau Ontario, Minggu (30/8/2026). (REUTERS/Carlos Osorio)
Papan tersebut menampilkan pesan tegas: "Danau Ontario. Sekarang dan Selamanya." (REUTERS/Carlos Osorio)
Langkah ini diambil setelah Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mengubah nama perairan lintas batas tersebut menjadi "Danau Amerika". Selain mengeluarkan dekret, Trump juga membagikan serangkaian video buatan kecerdasan buatan (AI) yang memicu kontroversi di media sosial. (REUTERS/Carlos Osorio)
Saling sindir ini dipicu oleh runtuhnya negosiasi perdagangan, yang berujung pada keputusan AS menerapkan tarif baru sebesar 50% terhadap barang-barang Kanada senilai US$20 miliar (sekitar Rp365 triliun). Sebagai balasan, Kanada dijadwalkan bakal menerapkan tarif tandingan dengan nilai setara pada bulan depan. (REUTERS/Carlos Osorio)
Trump mengklaim dekret perubahan nama menjadi Danau Amerika tersebut berlaku secara efektif dan seketika. (REUTERS/Carlos Osorio)
Perintah eksekutif Trump memberi waktu 30 hari kepada Departemen Dalam Negeri AS untuk memperbarui perubahan nama tersebut pada Sistem Informasi Nama Geografis AS. (REUTERS/Carlos Osorio)
Langkah serupa pernah dilakukan Trump saat kembali ke Gedung Putih pada 2025, ketika ia mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika, sebuah keputusan yang ditolak keras oleh pemerintah Meksiko. (REUTERS/Carlos Osorio)
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.