Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Penataan Lokbin Kramat Jati untuk relokasi PKL capai 85 persen

NadiKabar Biro
Penataan Lokbin Kramat Jati untuk relokasi PKL capai 85 persen
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Penataan Lokbin Kramat Jati untuk relokasi PKL capai 85 persen.

Jakarta - Penataan Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati, di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim) untuk relokasi 193 pedagang kaki lima (PKL), khususnya pedagang ikan sudah mencapai 85 persen.

"Penataan sudah mencapai 85 persen. Sekarang tinggal finishing, pemasangan lampu-lampu dan perbaikan pintu toilet. Untuk lainnya sudah siap semuanya," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Senin.

Munjirin menyebut pihaknya bersama jajaran sudah meninjau Lokbin Kramat Jati pada Minggu (30/8) malam.

Peninjauan ini untuk memastikan kesiapan sebelum diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa (1/9).

Munjirin menjelaskan penataan ditargetkan selesai pada Senin ini, mulai dari pemasangan lampu-lampu dan pintu toilet umum.

Hal tersebut penting mengingat pedagang ikan, kerang, kepiting/rajungan dan hasil laut lainnya mayoritas beraktivitas malam hari sehingga butuh penerangan yang cukup.

"Lokbin ini untuk menampung 193 pedagang ikan dan sejenisnya yang sebelumnya berjualan di trotoar depan Pasar Kramat Jati," ujar Munjirin.

Munjirin memastikan pedagang ikan sudah tidak lagi berjualan di atas trotoar karena penataan akan selesai hari ini.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Jakarta Timur Andi Ahmad Refi menambahkan pihaknya bersama seluruh unit telah berkolaborasi dalam melakukan penataan Lokbin Kramat Jati selama sepekan terakhir ini.

Bahkan, kegiatan penataan dilakukan ratusan personel gabungan pada Sabtu (29/8) kemarin.

"Penataan kemarin meliputi pendataan pedagang, pengosongan kios, pembersihan sampah, penataan trotoar, penyemprotan area, pembersihan saluran, pengangkutan sampah, pengecatan railing median jalan, serta pembuatan trotoar baru," jelas Refi.

Penataan melibatkan sekitar 100 personel gabungan, mulai dari unsur kelurahan/kecamatan, PPSU, Satgas Bina Marga, Lingkungan Hidup, Gulkarmat, Satpol PP, Sudin Perhubungan, PPKUKM dan lainnya.

Jajaran Bina Marga melakukan penataan infrastruktur kawasan, meliputi pengecatan railing median jalan dan pembuatan trotoar baru, lalu Sudin Lingkungan Hidup untuk pengangkutan sampah hasil kegiatan kerja bakti.

"Tercatat volume sampah yang berhasil dibersihkan sekitar 12 meter kubik atau sekitar 4–5 ton," ujar Refi.

Kemudian, Sudin Gulkarmat melakukan penyemprotan area yang kotor serta pembersihan saluran yang mengalami penyumbatan, sehingga kondisi lingkungan di area Lokbin menjadi lebih bersih dan tertata.

Satpol PP Kecamatan Kramat Jati melakukan pengamanan dan menjaga ketertiban selama kegiatan kerja bakti dan penataan kawasan berlangsung.

Sementara itu, Sudin Perhubungan membantu pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan, untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan selama kegiatan berlangsung.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia