Jakarta - Praktisi kesehatan dr. Farhan Zubedi menyampaikan bahwa penderita intoleransi laktosa tidak perlu khawatir dan menghindari susu sepenuhnya.
Intoleransi laktosa, lanjut Farhan, merupakan kondisi di mana seseorang kesulitan mencerna laktosa. Hal itu terjadi karena di tubuh seseorang kekurangan enzim laktase yang seharusnya mengubah laktosa menjadi glukosa dan juga galaktosa.
“Kalau laktase ini tidak ada, berarti laktosa tidak bisa dicerna, maka akan sampai ke usus besar,” ujar dr. Farhan, dalam keterangan pers MilkLife, Senin.
Farhan mengatakan laktosa yang tidak tercerna tersebut akan mengalami fermentasi oleh bakteri di dalam usus besar. Hal inilah yang memicu timbulnya gejala-gejala tidak nyaman usai minum susu, seperti perut kembung, kram perut, diare, ataupun bergas.
Meski demikian, menurut dr. Farhan, asupan gizi dari susu sapi tetap bisa didapatkan tanpa harus mengalami efek samping, yakni melalui alternatif susu bebas laktosa (lactose-free). Secara medis, terobosan susu bebas laktosa ini direkomendasikan oleh para ahli kesehatan.
Berdasarkan hasil Survey Good Doctor yang melibatkan 1.000 dokter, terungkap data bahwa 97 persen dokter setuju susu sapi bebas laktosa adalah susu yang aman di lambung dan bebas kembung. Dari fakta tersebut bahwa konsumsi susu bebas laktosa terbukti “aman di lambung, bebas kembung” bagi siapa saja, termasuk bagi mereka yang memiliki sistem pencernaan sensitif.
Business Unit Head Dairy Savoria sekaligus produsen MilkLife, Didiet Fadriana Abdulkadir mengapresiasi kesadaran masyarakat yang kini semakin tinggi terhadap pemenuhan gizi yang baik dan aman.
Melalui proses enzimatis berteknologi tinggi, laktosa dalam susu dipecah menjadi glukosa dan galaktosa selama masa produksi, lanjut Didiet, MilkLife Lactose Free diformulasikan secara khusus agar aman bagi penderita intoleransi laktosa, rendah kolesterol, namun tetap kaya protein.
“Inovasi teknologi MilkLife ini memberikan tiga keutamaan bagi konsumen, nutrisinya tetap sama dengan susu regular, terbukti aman di lambung dan bebas kembung, proses pemecahan laktosa tersebut justru menciptakan rasa manis alami yang nikmat,” ujar Didiet.
Oleh karena itu, penting juga pilihan nutrisi yang tepat dan edukasi yang memadai, agar bisa mendapatkan kebaikan susu setiap hari dengan aman, nyaman, dan bebas kembung.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.