Jakarta - Peregrine Cold Logistics (Peregrine/PCL), platform penyimpanan dingin atau cold storage dan logistik di Asia, mengumumkan ekspansinya ke Indonesia melalui perusahaan patungan dengan Sinar Primera guna mengembangkan infrastruktur berstandar dunia di tanah air.
"Ekspansi kami ke Indonesia merupakan tonggak penting dalam strategi Peregrine untuk membangun platform cold chain internasional yang terintegrasi," ujar Co-Founder dan CEO Peregrine Cold Logistics Jeff Hogarth dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Kemitraan tersebut akan berfokus pada akuisisi dan pengembangan aset cold storage berstandar tinggi di Indonesia. Tahap awal kerja sama mencakup akuisisi fasilitas cold storage milik Sinar Primera yang telah beroperasi di Pluit serta pengembangan lahan untuk fasilitas baru di Narogong
Kolaborasi ini menjadi langkah lanjutan dalam ekspansi Peregrine, melengkapi platform cold chain yang telah dimiliki perusahaan di Filipina, serta jaringan terintegrasi yang menghubungkan pasar-pasar dengan pertumbuhan tinggi di kawasan ASEAN dan GCC.
Masuknya perusahaan itu ke Indonesia yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dinilai sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur rantai dingin modern dan berstandar global.
Menurutnya, pertumbuhan pendapatan masyarakat, urbanisasi, serta perkembangan sektor pangan dan ritel turut mendorong kebutuhan terhadap kapasitas cold storage yang mampu memenuhi standar internasional.
Indonesia juga diproyeksikan memiliki peran penting dalam jaringan regional Peregrine. Melalui jaringan tersebut, produsen pangan, importir dan eksportir, perusahaan FMCG, hingga jaringan quick service restaurant (QSR) dapat terhubung dalam ekosistem rantai pasok yang lebih terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia.
"Tujuan kami bukan sekadar menambah kapasitas cold storage di Indonesia, tetapi juga menghubungkan pasar Indonesia dengan jaringan ASEAN dan GCC yang lebih luas," katanya lagi.
Group Head Sinar Primera Hong Kah Jin menyampaikan dengan menggabungkan keahlian yang telah terbukti di bidang rantai dingin (cold chain), serta jaringan klien internasional yang luas, pihaknya meyakini dapat menyediakan infrastruktur berkualitas.
"Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur berpengendali suhu yang terus meningkat di Indonesia, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional," ucapnya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.