Malang, Jawa Timur - Perum Bulog mencatat penyerapan beras dari masyarakat hingga kini telah mencapai 3,7 juta ton dari target penyerapan pada tahun ini yang sebanyak 4 juta ton beras.
"Serapan kami sudah 3,7 juta ton dari target sebanyak 4 juta ton," kata Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.
Perum Bulog memastikan akan terus melakukan penyerapan sehingga target tahun ini bisa sepenuhnya terpenuhi, termasuk dari Provinsi Jawa Timur yang merupakan lumbung padi nasional.
Dia menyampaikan untuk kondisi di gudang penyimpanan masih dalam posisi menunjang menampung hasil serapan beras.
Saat ini stok beras yang tersimpan di gudang penyimpanan, baik milik Bulog sendiri maupun hasil sewa dari mitra mencapai 5,4 juta ton.
"Mungkin bisa sampai 6-6,5 juta ton jadi masih ada space, sekarang kan 5,4 juta ton. Kalau gudang kami mungkin 50-60 persen sisanya bekerja sama dengan mitra yang memiliki gudang," ujarnya.
Dia menambahkan Bulog sesungguhnya memiliki peran dalam menyimpan, menyerap, dan mendistribusikan beras kepada masyarakat yang bergantung pada penugasan dari pemerintah.
"Kalau diperintah oleh pemerintah akan disalurkan untuk menurunkan inflasi, kami melakukan operasi pasar, seperti Pasar Murah," ucapnya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.