Tianjin - Perusahaan kenamaan global penyewaan mesin pesawat terbang, Rolls-Royce & Partners Finance (RRPF), pada Kamis (3/9) mengumumkan akan mendirikan entitas penyewaan mesin pesawat terbang secara langsung di China, dalam upayanya memanfaatkan peluang di pasar penerbangan terbesar kedua di dunia tersebut.
RRPF, perusahaan patungan antara raksasa mesin pesawat terbang Inggris Rolls-Royce dan perusahaan Amerika Serikat GATX, pada Kamis menandatangani kesepakatan dengan Zona Berikat Komprehensif Dongjiang di Kota Tianjin, untuk pendirian anak perusahaan barunya di China.
Bisnis penyewaan langsung tersebut, pertama dari jenisnya di China oleh produsen mesin pesawat terbang kenamaan dunia, menandai perubahan dalam cara pengelolaan aset penerbangan luar negeri di China.
Entitas baru tersebut, dengan total investasi lebih dari 2,3 miliar yuan (1 yuan = Rp2.631), akan memiliki dan menempatkan mesin pesawat terbang di China, berbeda dengan praktik umum industri itu yang sebelum ini mempertahankan aset di luar negeri sembari menyewakannya ke China.
Bisnis baru tersebut dapat secara tajam mengurangi prosedur perantara serta menekan biaya manajemen valuta asing dan penyewaan maskapai penerbangan, sehingga dapat menyediakan layanan penyewaan mesin yang lebih stabil, dapat diprediksi, dan berkualitas tinggi bagi perusahaan penerbangan domestik.
"China saat ini merupakan pasar penerbangan terbesar kedua di dunia. Selama 10 tahun ke depan, pasar ini akan berkembang," ujar chief strategy officer RRPF Ben Hughes.
Dia menambahkan bahwa entitas baru tersebut akan membantu menekan pengeluaran pelanggan serta merekrut talenta lokal guna mendukung pengoperasian yang lebih efisien.
Zona Berikat Komprehensif Dongjiang Tianjin dikenal sebagai pusat kegiatan penyewaan dan merupakan klaster penyewaan pesawat terbesar kedua di dunia.
Hingga akhir Agustus, zona tersebut telah memfasilitasi penyewaan lebih dari 2.600 unit pesawat dan lebih dari 300 mesin pesawat, demikian menurut keterangan pejabat setempat.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.