Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

PIS dorong literasi laut melalui melalui program Ocean LiteraSEA RI

NadiKabar Biro
PIS dorong literasi laut melalui melalui program Ocean LiteraSEA RI
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait PIS dorong literasi laut melalui melalui program Ocean LiteraSEA RI.

Jakarta - PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama Inovasi Muda mendorong peningkatan literasi kelautan dan kepedulian lingkungan generasi muda melalui program Ocean LiteraSEA yang menyasar masyarakat di wilayah pesisir.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan pilar pendidikan tersebut telah berjalan sejak 2023 dan menjangkau 61 sekolah pesisir, dengan lebih dari 3.600 siswa sebagai penerima manfaat serta menghasilkan 41 guru tersertifikasi.

Chairwoman Inovasi Muda Restu Andini dalam keterangannya pada Selasa mengatakan edukasi mengenai laut diperlukan untuk membentuk generasi yang memahami pentingnya menjaga ekosistem sekaligus mampu melihat berbagai peluang di sektor kelautan.

“Di sinilah Ocean LiteraSEA hadir, untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah pesisir, mengenai pentingnya menjaga laut,” ujar Restu dalam acara Indonesia Sustainability 360 Forum 2026.

Menurut dia, literasi kelautan tidak hanya sebatas memberikan pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga mendorong anak-anak untuk peduli, mengambil tindakan, mengembangkan keterampilan, dan mengenal peluang profesi di masa depan.

Perubahan perilaku tersebut mulai terlihat di SD Negeri Sarang Tiung, Kotabaru, Kalimantan Selatan. Guru sekolah tersebut, Kusriati, mengatakan siswa kini mulai saling mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membawa kebiasaan menjaga lingkungan ke rumah.

Selain memberikan edukasi, Ocean LiteraSEA telah merevitalisasi 25 perpustakaan, mengurai 3,86 ton sampah, serta memberikan beasiswa kepada 15 pelaut muda.

Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun masyarakat pesisir melalui edukasi dan aksi nyata menjaga laut.

“Ini adalah upaya kami menyiapkan generasi yang akan menjaga laut di masa depan. Generasi yang kelak akan mengambil keputusan, memimpin perubahan, dan menentukan bagaimana laut serta sumber daya alam kita dikelola secara berkelanjutan,” kata Vega.

Ia menilai investasi pada generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem maritim dalam jangka panjang.

Urgensi tersebut sejalan dengan persoalan sampah nasional. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK, timbulan sampah nasional pada 2025 diperkirakan mencapai 50,6 juta ton, dengan sekitar 40 persen tidak terkelola dan berpotensi berujung ke laut.

Sampah laut dapat mengancam biota, merusak habitat, dan mengganggu rantai makanan. Karena itu, edukasi dan perubahan perilaku sejak sekolah dinilai menjadi langkah penting untuk membangun generasi yang peduli terhadap kelestarian laut Indonesia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia