Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

PLN Aceh bangun jaringan SUTT sepanjang 140 Km perkuat kelistrikan

NadiKabar Biro
PLN Aceh bangun jaringan SUTT sepanjang 140 Km perkuat kelistrikan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait PLN Aceh bangun jaringan SUTT sepanjang 140 Km perkuat kelistrikan.

Banda Aceh - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) menargetkan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) sepanjang 140 Kilometer (Km) di wilayah Pantai Barat-Selatan Aceh, yakni dari Tapaktuan hingga Subulussalam guna memperkuat keandalan kelistrikan di provinsi setempat.

“Proyek tersebut merupakan wujud nyata implementasi dari Rencana Penguatan Infrastruktur Kelistrikan Aceh sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034,” kata Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN UID Aceh, Zulfan M. Jamil di Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan, proyek SUTT di kawasan Pantai Barat-Selatan Aceh tersebut saat ini tengah memasuki proses pembebasan lahan. Setelah tahapan tersebut tuntas, pekerjaan akan langsung berlanjut ke tahap konstruksi.

Ia mengatakan sesuai dengan grand design RUPTL 2025-2034, pembangunan ini adalah langkah strategis kelistrikan di ujung barat Indonesia. Dengan terhubungnya SUTT dari Tapaktuan di Aceh Selatan ke Subulussalam, distribusi listrik akan terkoneksi dari dua jalur utama, jika terjadi gangguan di salah satu sistem yang ada di Pantai Timur, pasokan listrik dapat dipasok melalui jaringan Pantai Barat-Selatan Aceh.

PLN juga menambahkan bahwa pembangunan jaringan SUTT di wilayah ini menjadi bagian dari upaya penguatan mitigasi dari insiden bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025 yang merobohkan 14 menara SUTT dan mengakibatkan gangguan listrik di Tanah Rencong.

Pihaknya sangat menyambut baik progres pembangunan infrastruktur strategis tersebut, karena dampak positifnya yang akan langsung dirasakan oleh pelanggan.

“Kehadiran SUTT 150 KV ini akan memperkuat keandalan listrik di Aceh, karena jika terhubung jaringan transmisi Aceh jadi looping (terhubung melingkar) dari pantai timur bisa dan juga dari Pantai Barat-Selatan Aceh,” katanya.

Zulfan menambahkan bahwa sinergi pembangunan ini sangat dinantikan untuk memastikan masyarakat Aceh tidak lagi mengalami pemadaman meluas saat terjadi cuaca ekstrem atau gangguan di salah satu sisi jalur transmisi.

“Kami berharap seluruh proses dan tahapan dapat berjalan lancar sehingga kehadiran SUTT ini akan meningkatkan keandalan listrik di Tanah Rencong,” katanya.

PLN mengajak semua pihak dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan SUTT di wilayah Pantai Barat-Selatan Aceh tersebut. Infrastruktur kelistrikan yang tangguh diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Adapun total daya yang dimiliki sistem kelistrikan Aceh saat ini tergolong sangat aman, yakni sebesar 1.049 MW dengan beban puncak mencapai 638 MW. Dengan kondisi tersebut, sistem kelistrikan Aceh memiliki cadangan daya (reserve margin) sebesar 411 MW.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia