Lombok Tengah - PT PLN menggandeng Universitas Mataram (Unram) untuk merancang tata letak dan desain jaringan listrik di Kampung Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat melalui bawah tanah demi menghadirkan sistem energi yang rapi, modern, dan aman.
"Fokus utama dari kerja sama ini adalah menempatkan faktor keselamatan warga sebagai prioritas utama," kata Koordinator Rekonstruksi Kampung Adat Sade Lalu Moh Faozal di Lombok Tengah, Kamis.
Ia mengatakan lewat kajian mendalam dari tim ahli Universitas Mataram, jalur kabel udara yang semrawut di pemukiman Desa Sade akan dialihkan ke dalam tanah untuk meminimalkan risiko bahaya dari korsleting listrik.
“Dari Unram idenya ditanam agar lebih aman, karena kemarin katanya isunya bersumber dari," katanya.
Ia mengatakan kalau untuk PLN standar itu kabel udara, tetapi kalau misalnya memang ada kebutuhan-kebutuhan tertentu yang membutuhkan estetika atau keamanan atau keandalan tertentu, bisa ditanam di bawah tanah.
"Untuk spesifikasinya nanti pasti akan akan disesuaikan, tentunya tergantung dari desain yang ada sementara. Karena untuk membangun jaringan kabel dan instalasi itu pastikan sangat tergantung dari tata letak bangunan," katanya.
Ia mengatakan desain inovatif yang digarap bersama ini dirancang khusus untuk memangkas potensi kebakaran akibat korsleting listrik. Penanaman kabel berisolasi ganda pada kedalaman tanah yang presisi akan memberikan perlindungan maksimal bagi kawasan pemukiman warga Desa Adat Sade.
“Kami juga butuh keamanan termasuk jaringan apar (pemadam), pengalaman kemarin kenapa terlambat dalam penanganan ini karena tidak ada ketersediaan air dan teknisi pemadam," katanya.
Ia mengatakan nanti pada titik-titik tertentu akan menyediakan apar untuk keamanannya. Proses perancangan kini memasuki tahap pemetaan geologi dan analisis struktur tanah.
“Desain baru sebagian diselesaikan oleh Unram, tapi belum kami ekspos. Mungkin nanti menunggu waktu yang tepat," katanya.
Selain menjamin keamanan, kolaborasi ini juga memperhitungkan estetika tata ruang desa. Hilangnya kabel yang berseliweran di udara akan membuat panorama Desa Adat Sade tampak jauh lebih asri.
Sinergi antara PLN dan Unram ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk mewujudkan keandalan listrik tanpa cemas bagi seluruh warga.
"Pasokan energi yang stabil dan aman ini diyakini mampu mendorong produktivitas serta kualitas hidup masyarakat Desa Adat Sade," katanya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.