Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mendorong para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan petugas lapangan lainnya mempunyai keterampilan pertolongan pertama.
"Pelatihan kepada petugas seperti PPSU, Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR) penting agar mereka yang menjadi petugas lapangan itu mempunyai keterampilan untuk memberikan pertolongan pertama bila terjadi kecelakaan kerja," kata Ketua Pengurus PMI Provinsi DKI Jakarta Beky Mardhani dalam acara peluncuran Bulan Dana PMI tahun 2026 di Jakarta International Equestrian Park, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa.
Keterampilan tersebut sangat penting untuk membantu rekan kerja dan masyarakat yang membutuhkan dan mengalami kecelakaan kerja.
"Ini harus kita lakukan juga dan saya mendorong di semua wilayah dilakukan pelatihan ini. Jadi kalau ada masyarakat yang membutuhkan dia bisa bantu juga dan sebagainya," ujar Beky.
Kebutuhan terhadap keterampilan pertolongan pertama semakin penting karena Jakarta memiliki banyak petugas lapangan seperti pasukan pelangi yang menjalankan berbagai fungsi pelayanan masyarakat.
"Pasukan pelangi itu kan demikian banyak di Jakarta ini dan mereka harus dibekali dengan keterampilan-keterampilan untuk memberikan pertolongan," ucap Beky.
Selain pembekalan, PMI Jakarta juga mencakup berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan darah, pelatihan relawan, pertolongan pertama, hingga pelayanan kesehatan.
Target Bulan Dana PMI Jakarta Timur menjadi salah satu yang terbesar di Provinsi DKI Jakarta, yakni sebesar Rp15 miliar. Dia optimistis target tersebut dapat tercapai dan mendukung penguatan berbagai aktivitas kemanusiaan PMI.
"Dengan demikian, maka aktivitas PMI khususnya di Jakarta Timur akan lebih optimal," kata Beky.
Menurut dia, dukungan masyarakat melalui Bulan Dana memungkinkan PMI menjalankan lebih banyak kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Di Jakarta Timur, kata Beky, PMI bahkan telah merambah kegiatan sosial yang mendukung program Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, seperti pembangunan WC komunal dan penanganan stunting.
"Secara tugas bukan tugas utamanya PMI, tetapi karena memang ini menyangkut manfaat buat masyarakat dan bentuk daripada pertanggungjawaban PMI juga maka itu dilakukan," katanya.
Dia berharap, semakin besar dukungan yang diberikan masyarakat melalui Bulan Dana PMI, semakin besar pula tanggung jawab sosial dan moral PMI untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
"Momentum Bulan Dana ini media untuk kita membangun rasa solidaritas sosial kita, membangun kebersamaan kita dan kepedulian kepada sesama," ucap Beky.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.