Lampung Selatan - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya membantu melindungi diri dari paparan abu vulkanik akibat meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda.
Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan PMI kepada warga, khususnya pengguna jalan yang tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak abu vulkanik.
Kepala Markas PMI Lampung Selatan Subhan di Kalianda, Kabupaten Lamsel, Provinsi Lampung, Sabtu, mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari respons kemanusiaan PMI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak aktivitas vulkanik GAK.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan dari paparan abu vulkanik,” katanya.
Ia mengatakan PMI akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila situasi membutuhkan dukungan pelayanan kemanusiaan lebih lanjut.
PMI juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi yang berwenang terkait dengan perkembangan aktivitas GAK.
Dia menyebutkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung setelah mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak Jumat (4/9).
Erupsi tersebut disertai semburan lava pijar atau lava fountain yang diperkirakan mencapai ketinggian sekitar 100 hingga 400 meter dari puncak kawah.
Berdasarkan data Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, kolom abu vulkanik GAK mencapai sekitar Flight Level (FL) 480 atau setara 14,6 kilometer di atas permukaan laut, dengan sebaran abu bergerak ke arah barat mengikuti pola angin di lapisan atmosfer atas.
Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dan respons terhadap potensi dampak bencana di wilayah tersebut.
Melalui pembagian masker itu, PMI berharap, masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.