Jakarta - PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
"Kami bergerak cepat merespons bencana gempa di NTT karena kebutuhan dasar masyarakat terdampak tidak bisa menunggu," ujar Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA M. Teguh Wirahadikusumah dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin.
Merespons kondisi darurat akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, PPA menyalurkan bantuan logistik dengan total bobot 2 ton dalam dua tahap.
Tahap pertama dilaksanakan pada 19 Agustus 2026 melalui Posko Penerimaan Bantuan Logistik BNPB di Lanud Halim Perdanakusuma, dengan total bantuan mencapai 1 ton pangan dasar dengan jumlah196 koli yang terdiri atas mi instan, beras, kornet, dan sarden.
Tahap kedua dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 melalui kolaborasi dengan Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (Ikatek Unhas).
Bantuan yang disalurkan sebanyak 1 ton mencakup beras, mi instan, minyak goreng, telur, susu UHT, susu, air minum, serta dukungan operasional berupa kelistrikan dan ransum untuk relawan di lapangan.
"Kolaborasi dengan BNPB dan Ikatek Unhas memungkinkan bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran," ucap Teguh.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan rangkaian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang Agustus 2026 sebagai wujud kontribusi nyata dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Program itu tersebar di berbagai wilayah mulai dari Jabodetabek, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Timur ini menyasar empat pilar utama, yakni kesehatan masyarakat, pendidikan, bantuan bencana alam (tanggap darurat), dan pelestarian sosial budaya.
Seluruh rangkaian kegiatan TJSL tersebut mengintegrasikan partisipasi aktif karyawan PPA sebagai relawan serta sinergi dengan berbagai mitra strategis untuk memastikan program dapat menjangkau penerima manfaat secara langsung dan tepat sasaran.
"Kami percaya bahwa kontribusi sosial yang bermakna lahir dari kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen perusahaan. Ke depan, PPA akan terus memperkuat program TJSL yang berdampak nyata bagi masyarakat, merespons kebutuhan mendesak, dan mendukung pelestarian nilai-nilai budaya bangsa," ujar Teguh.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.